Kalimat Takbir dan Tahlil Iringi Jenazah Uje ke Istiqlal

|

Foto: Heru Haryono (Okezone)

Kalimat Takbir dan Tahlil Iringi Jenazah Uje ke Istiqlal

JAKARTA - Pekikan takbir, tahmid, dan tahlil membelah langit Perumahan Bukit Mas Narmada III Bintaro, Rempoa, Tangerang, mengantarkan jenazah mendiang Ustadz Jeffry Al Buchori yang akan disalatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.  

 

Pekikan dari para pentakziah itu semakin menggelegar ketika jazad Uje di dalam keranda mendiang ditandu sampai ke dalam mobil jenazah B 1125 SIX.

 

"Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Illahu Allahu Akbar," pekik para pentakziah itu berkali-kali mengantarkan jenazah Uje dari rumah duka, Rempoa, Tangerang, Jumat (26/4/2013).

 

Sebelum jenazah dibawa, Ustadz Soleh Mahmoed alias Solmed, mewakili keluarga Uje menyatakan Ustad gaul itu setelah disalatkan di Masjid Istiqlal bakal dimakamkan di Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat. " Ungkap Solmed kepada para pentakziah.

 

Ustad Solmed sempat memimpin para pentakziah membacakan Surat Al-Fatihah untuk Uje. Selesai membacakan surat itu, Solmed mengajak mereka untuk mendoakan Uje. "Dengan Al-Fatihah kita hantarkan Ustad Jeffry. Mari kita ke Istiqlal untuk mensalatkan beliau," ajak Solmed.

 

Jenazah Uje meninggalkan rumah duka pukul 09.30 WIB. Dengan diiringi pekikan kalimat allah dan tangisan para pendukungnya, jenazah pria yang meninggal akibat kecelakaan motor itu seperti mendapat salam perpisahan.

 

Sesaat setelah mobil jenazah yang membawa Uje berjalan, para pentakziah berduyun-duyun mengikutinya dari belakang. Rata-rata mengenakan busana serba putih, mereka mengantarkan Uje dengan wajah penuh duka.

 

Ustad Jeffry Al-Buchory wafat akibat kecelakaan sepeda motor pada Jumat dinihari tadi. Sepeda motor Kawasaki ER-6N warna hijau bernomor polisi B 3590 SGQ yang dikendarainya menabrak pohon dan trotoar di Jalan Gedung Hijau VII, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

 

Uje, sempat dilarikan ke RS Pondok Indah, namun dalam perjalanan dia mengembuskan nafas terakhir.

 

(teb)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kemenag Kirim 1.000 Dosen ke PTKI