Jerit Tangis sang Istri di Pusara Uje

|

Jenazah Uje di rumah duka (foto: Heru)

Jerit Tangis sang Istri di Pusara Uje

JAKARTA - Isak tangis Pipik Dian Irawati Popon tak terbendung ketika jasad suaminya, Jeffry Al Buchori, dimasukkan ke liang lahat. Mukanya memerah, air matanya terus menetes, seperti tak rela melepas kepergian pria kelahiran 12 April 1973 itu.

 

Saat jenazah akan dimasukkan, perempuan yang dinikahi Uje pada September 1999 itu hanya bisa terduduk di samping liang kubur. Posisinya persis di bagian kepala almarhum. Matanya mengikuti perjalanan masuknya jenazah ke liang lahat.

 

Kacamata ungu dan jilbab hitam tak mampu menutupi jika model gadis sampul itu benar-benar kehilangan sosok suaminya tersebut. Seorang perempuan tampak sesekali memberi semangat kepada Pipik. Ketika jenazah sudah sampai di dasar liang lahat, Pipik menjerit.

 

Sementara itu, ribuan warga dan jamaah pengajian Uje ikut dalam proses pemakaman di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Selatan. Kalimat tahlil dan takbir tak pernah henti dikumandangkan. Kini, jasad Uje yang terbaring berjejer dengan ayahnya itu sudah ditutup dengan tanah.

 

Uje meninggal dunia dalam usia 40 tahun pada tanggal 26 April 2013 dalam sebuah kecelakaan tunggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada pukul 02.00 waktu setempat. Ia menabrak pohon setelah kehilangan kendali atas Kawasaki ER-6n bernomor polisi B 3590 SGQ yang sedang dikendarai.

 

Selamat jalan Uje...

(trk)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    DPD : Revisi UU MD3 Hanya Kepentingan KMP dan KIH