Polisi Ungkap Judi Dadu Model Baru

|

Ilustrasi Okezone

Polisi Ungkap Judi Dadu Model Baru

BEKASI- Berkat observasi jajaran Reskrim Polsek Tambun dan untuk memerangi maraknya perjudian di wilayahnya, petugas Kepolisian berhasil mengungkap sebuah modus judi baru dengan menggunakan alat tekhnologi hand phone, sebagai sarananya di Pasar Mini, Kampung Rukem, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (25/04) malam kemarin.

Dalam penggerebekan itu aparat kepolisian dari Polsek Tambun mengamankan tiga orang, yaitu Tariman (52) pedagang ikan, Evan Candra (40), tukang parkir dan Tedi (33) pedagang.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Tambun, Iptu Dwi Yanuar mengungkapkan, judi semacam ini baru beredar belakangan ini.

Menurutnya, para pelaku seakan tidak terlihat berjudi oleh masyarakat lantaran alat yang digunakannya yang dulunya sebuah dadu, kini dengan kecanggihan teknologi mereka gunakan hand phone sebagai fasilitasnya.

"Kalau dulu para penjudi ini pakai dadu sungguhan, kini mereka pakai hand phone untuk alatnya. Namun untuk pasangannya tetap sama dengan kertas yang dilapisi plastik yang bertuliskan angka dadu satu sampai enam" katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (26/4/2013).

Dia mengakui dalam penggerebakan ini pihak kepolisian gagal menangkap sang bandar, lantaran berhasil melarikan diri saat penggerebekan.

Modus judi seperti ini, dilakukan oleh orang-orang kalangan bawah seperti pedagang, tukang ojek dan petugas-petugas juru parkir yang biasa menghabiskan waktunya di pasar tersebut. " Pasangan yang dipertaruhkan kecil kisaran Rp1000 sampai Rp15.000," ujarnya.

Dari penggerebekan itu polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon seluler, satu meja kayu bertuliskan angka dan uang tunai Rp156.000.

Akibat perbuatan ini Tiga pelaku dijerat pasal 303 KUHPidana dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun.

Dari penangkapan ini, dia menghimbau kepada masyarakat khususnya orangtua agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari kasus perjudian baru ini yang terdapat pada aplikasi hand phone.

"Kalau perlu dicek apakah hand phone anak-anaknya ada permainan semacam itu atau tidak. Jika ada lebih baik dihapus agar tidak memainkan game tersebut," tandasnya.

(ydh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    JK: Tak Perlu Ada DPR Tandingan