Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mayat Bayi Ditemukan dalam Kantong Plastik

Fran Kurniawan , Jurnalis-Senin, 29 April 2013 |05:27 WIB
Mayat Bayi Ditemukan dalam Kantong Plastik
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

LUBUKLINGGAU - Sesosok mayat bayi yang masih bertali pusar ditemukan Minggu (28/4) kemarin sekira pukul 14.00 Wib. Mayat tersebut ditemukan dalam kantung plastik berwarna hitam di tempat sampah, lantai dua Pasar Inpres, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. 

Diduga, bayi laki-laki seberat 3,5 kg dengan panjang sekitar 50 cm itu, merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang untuk menutupi aib orang tuanya.

Sulis, saksi mata dilokasi kejadian kepada wartawan menuturkan, orok tersebut diduga baru dilahirkan. Karena ari-ari cabang bayi tersebut masih melekat dan masih ada darah dikulitnya.

Mayat bayi itu pertama kali kali ditemukan oleh petugas kebersihan saat bermaksud membersihkan dan mengangkut sampah yang ada di lantai II Pasar Inpres.

Tanpa curiga dia mengankut sampah yang ada. Kresek pertama yang diangkut terasa ringan. Selanjutnya kresek kedua saat akan diambil banyak dikerumuni lalat. Lalu digeser dengan kaki untuk menggeser segerombolan lalat tersebut. Ketika diangkat kresek tersebut sedikit terasa berat dan mengeluarkan bau tak sedap.

Semula petugas tersebut mengira bangkai kucing. Tapi karena penasaran, kresek tersebut dibukanya juga. Baru terbuka sedikit, petugas tersebut kaget karena isi kresek tersebut ternyata mayat bayi laki-laki yang sudah membiru.

Warga sekitar yang mengetahui hal itu bergegas mendekat untuk memastikan dan melihat sendiri isi kresek. Warga langsung heboh, dan kabar tersebut langsung menyebar dari mulut ke mulut. Salah seorang diantara mereka kemudian melapor ke Mapolres setempat.

Menerima laporan itu, petugas kemudian turun mengecek ke lokasi kejadian. Selanjutnya kresek yang berisi orok tersebut dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sobirin, untuk di visum.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Chaidir, membenarkan hal itu. "Kita sedang melakukan penyelidikan siapa orang tua yang tidak bertanggung jawab dari si bayi tersebut", tegas Chaidir.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement