Waspada, Jalan Raya Bogor Jalur Maut

|

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Waspada, Jalan Raya Bogor Jalur Maut

DEPOK - Angka kecelakaan lalu lintas di Depok kerap kali terjadi di sepanjang Jalan Raya Bogor. Salah satu penyebabnya yakni tak adanya pembatas jalan.  

 

Peristiwa tertabraknya Nisa Syarifah, ibu dua anak yang tewas di Jalan Raya Bogor KM 38 tertabrak iring-iringan truk Brimob Senin, 29 April sore, menambah jumlah korban tewas di jalan tersebut. Jika dilihat di sepanjang Jalan Raya Bogor yang merupakan jalan nasional itu umumnya tidak ada separator pemisah jalan.

 

Separator pemisah jalan yang terlihat di beberapa bagian jalan saja. Hal itu membuat pengguna jalan dapat seenaknya menyalib kendaraan di depannya dan menjadikan jalur tersebut menjadi jalur maut.

 

Sementara itu, penggguna jalan melaju kencang di jalan tersebut. Akibatnya, warga pun kesulitan untuk menyeberang jalan.

 

Tak hanya itu, di jalan tersebut masih minim penerangan jalan umum, sehingga pada malam hari masih terlihat gelap. Kemudian juga di sejumlah ruas jalan tak ada trotoar. Sehingga warga pun harus berjalan di bahu jalan.

 

Kanit Laka Polresta Depok, Iptu Sulani membenarkan Jalan Raya Bogor masih rawan kecelakaan terutama pada malam hari. Sebab masih minimnya PJU.

 

"Betul masih rawan kecelakaan, karena belum ada separator pemisah jalan dan PJU. Soal data berapa jumlah kasus kecelakaan pada tahun ini belum dapat diketahui. Datanya ada di Polda Metrojaya," ujarnya, Selasa (30/04/2013).

 

Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Abdul Ghofar menyatakan bahwa pemerintah pusat harus segera turun tangan menata Jalan Raya Bogor untuk meminimalisasi pengguna jalan yang meninggal sia-sia di jalan tersebut. "Jalan Raya Bogor kan jalan nasional. Setahu saya, Pemkot Depok sudah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk melakukan penataan," tuturnya.

 

Data Polres Depok tahun 2009, angka kecelakaan di Jalan Raya Bogor 101 kasus dengan korban meninggal mencapai 13 orang. Tahun 2010 menurun menjadi 84 kasus dengan korban meninggal dunia 14 orang.

(hol)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bisa Hangatkan Polisi, Mazda CX-5 Dijadikan Mobil Patroli