KPK Periksa Bos Mazda Soal Suap Daging Sapi

Jum'at, 03 Mei 2013 11:19 wib | Arief Setyadi - Okezone

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone) Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone) JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.  
 
Hari ini, Jumat (3/4/2013), KPK kembali memanggil Area Manager Mazda Jakarta Timur, Andy Tan, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Sapi Indonesia, Thomas Sembiring, karyawan PT Indoguna Utama, Debbie Indrawati, dan Hilda Irainy Effendy, lalu Direktur CV Surya Cemerlang Abadi, Irwanto.
 
"Mereka diperiksa saksi untuk MEL (tersangka Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman)," kata Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha.
 
Sementara itu, untuk kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), lembaga pimpinan Abraham Samad itu, memeriksa tersangka Ahmad Fathanah. Dalam pemeriksaannya, KPK juga mendatangkan tersangka mantan Presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishaaq untuk memeriksa sebagai saksi bagi Fathanah.
 
"Dan dari kalangan swasta Tri Kurnia Rahayu, mereka diperiksa untuk AF (Ahmad Fathanah)," tukasnya.
 
Kemudian, KPK juga memeriksa Robby Saleh bagian Kemahasiswaan Universitas Bina Nusantara, dan Andy Tan. Mereka akan diperiksa untuk tersangka Luthfi.
 
Dalam persidangan terdakwa PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, disebutkan bila Maria menjanjikan Lutfhi uang sebesar Rp50 miliar dan membantu biaya kampanye PKS di Sumatera bila bisa memenuhi kuota 10 ribu daging sapi dengan melobi Menteri Pertanian Suswono. Hingga saat ini, KPK juga tengah menelusuri harta Lufthi yang diduga hasil pencucian uang.
 
Untuk Fathanah, KPK juga telah menyita sejumlah mobil mewah miliknya yang diduga sebagai hasil dari tindak pidana pencucian uang.
 
Kasus ini bermula, ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Ahmad Fathanah, Lutfhi, Juard dan Arya Effendi. Mereka ditangkap setelah melakukan transaksi suap Rp1 miliar terkait pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.
(hol)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »