Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Selain Memerkosa & Membunuh, WS Juga Minta Tebusan Rp10 Juta

Wahyu Sikumbang , Jurnalis-Jum'at, 03 Mei 2013 |07:33 WIB
Selain Memerkosa & Membunuh, WS Juga Minta Tebusan Rp10 Juta
Lokasi penemuan korban WS di Agam (Dok: Wahyu Sikumbang/Sindo TV)
A
A
A

BUKITTINGGI - Wid atau WS (32), Sopir angkot yang melakukan penculikan, pemerkosaan, perampokan, dan pembunuhan, dua perempuan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ternyata pernah meminta uang tebusan kepada orangtua korban, RN (16), warga Kampung Surau Batu, Jorong Limo Suku, Kenagarian Sungai Pua, Kecamatan Banuhampu, Agam.

Pelaku sempat menelefon dan memberikan ancaman. Bila uang tebusan yang diminta tidak dipenuhi, nyawa santriwati sebuah pondok pesantren di Agam itu akan melayang. Ancaman itu disampaikan satu hari sebelum WS ditangkap polisi. Uang tebusan yang diminta WS sebesar Rp10 juta.

Edi, tetangga korban, Jumat (3/5/2013), menuturkan, orangtua RN sempat menceritakan tentang ancaman melalui telefon itu.

“Kalau tidak dikasih uang katanya mau dibunuh. Padahal RN kan sudah dibunuhnya, Rekayasa dia saja,” kata Edi.

Hal senada diungkapkan Kapolres Bukittinggi, AKBP Eko Nugrohadi, menyebutkan, komunikasi pelaku dengan orangtua korban kali pertama terjadi satu hari sebelum penangkapan atau, Minggu 28 April 2013.

”Ada penelefon ke orangtuanya, mengenalkan diri bahwa anaknya bersama dia minta tebusan sebesar Rp10 juta. Menelefon bapaknya, menelpon ibunya,” tutur Eko.

Selain RN, WS juga menghabisi Nd (23), warga Kampung Caniago Tangah, Jorong Balai Badak, Nagari Batu Kambiang, Kecamatan Ampek Nagari, Agam.

Jenazah korban ditemukan Rabu, 1 Mei 2013 atau dua hari setelah penemuan jenazah RN.

WS dijerat Pasal 340 jo 338 KUHP jo pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dia terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement