Besarnya BOPTN Tiap Kampus Negeri Berbeda

|

Ilustrasi : ist.

Besarnya BOPTN Tiap Kampus Negeri Berbeda

JAKARTA - Sistem Biaya Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) masih menjadi pertanyaan bagi pihak perguruan tinggi. Kurangnya informasi menjadi salah satu minimnya pemahaman terhadap sistem yang diatur dalam Undang-Undang No12 Tahun 2013 tentang Pendidikan Tinggi itu.

Untuk itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo menjelaskan mekanisme dan sebab-sebab diselenggarakannya sistem BOPTN dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Menurut Patdono, setiap perguruan tinggi berhak mendapatkan BOPTN dari pemerintah. Akan tetapi, jumlah dana yang diberikan berbeda antara perguruan tinggi yang satu dan yang lainnya. Perbedaan tersebut, lanjutnya, tergantung pada tiga hal.

"Pertama adalah standar nasional perguruan tinggi. Standar ini memberi pengaruh besar pada turunnya BOPTN. Jika PTN itu standarnya sudah bagus, maka dia mendapat BOPTN yang lebih besar," ujar Patdono, seperti disitat dari ITS Online, Sabtu (4/5/2013).

Kedua, kata Patdono, tergantung pada jenis program studi yang diselenggarakan. Kemudian, poin ketiga terkait indeks kemahalan wilayah kampus tersebut.

Dia menjelaskan, semakin sering sebuah perguruan tinggi bekerjasama dengan industri atau swasta, maka jumlah BOPTN yang diterima akan lebih banyak. Apalagi bila perguruan tinggi tersebut tidak membebankan uang gedung kepada mahasiswanya.

"Itu pun akan menambah BOPTN yang akan diterima. Selain itu, perguruan tinggi yang banyak menerima mahasiswa Bidik Misi juga akan mendapat nilai lebih," tambahnya.

(mrg)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Penangkapan Penghina Jokowi Terkesan Otoriter