Protes Keras Menlu Atas Pembukaan Kantor OPM di Inggris

Menlu Marty Natalegawa (Foto:Heru/Okezone)

Protes Keras Menlu Atas Pembukaan Kantor OPM di Inggris
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa melayangkan protes keras kepada Pemerintah Inggris. Protes itu terkait pembukaan perwakilan Free West Papua atau Organisasi Papua Barat Merdeka.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan protes keras dan keberatan yang mendalam terhadap perkembangan dimaksud. “ Atas instruksi kami, Dubes RI di London telah menyampaikan posisi Pemerintah tersebut kepada Pemerintah Inggris”, ujar Menlu Marty Natalegawa, dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Minggu (5/5/2013).

Hal yang sama juga akan dilakukan kepada Kedubes Inggris di Jakarta. Sebelumnya, Dubes Inggris untuk Indonesia Mark Canning sudah menyatakan bahwa pemerintahnya tetap mendukung keutuhan Indonesia dan memahami bahwa isu ini sangatlah sensitif.

Menurut Marty, pembukaan kantor tersebut jelas tidak sesuai dan bertolak belakang dengan hubungan bersahabat yang selama ini terjalin di antara kedua Negara dan bahkan posisi Pemerintah Inggris sendiri yang selama ini mendukung integritas wilayah NKRI termasuk di dalamnya Papua dan Papua Barat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah NKRI.

Selain itu, tindakan tersebut juga bertolak belakang dengan pandangan masyarakat internasional yang secara tegas mendukung NKRI. “Perkembangan dimaksud sebenarnya lebih mencerminkan keputusasaan pihak separatis menghadapi kenyataan dimaksud," tegas Marty.

Melalui Dubes Canning, Pemerintah Inggris menegaskan kembali sikapnya yang tidak mendukung kemerdekaan provinsi Papua dan Papua Barat. Negeri Ratu Elizabeth pun mengomentari kehadiran Dewan Kota Oxford tempat kantor perwakilan OPM.

"Mengenai kehadiran anggota Dewan Kota Oxford dalam pembukaan perwakilan itu, Pemerintah Inggris menegaskan pula bahwa Dewan Kota Oxford tidak mempengaruhi kebijakan politik luar negeri Inggris dan memandang bahwa keputusan untuk membuka kantor dimaksud sepenuhnya adalah keputusan Dewan kota Oxford," jelas keterangan Menlu.


Pemerintah Indonesia mendorong agar Pemerintah Inggris untuk konsisten dan nyata menunjukkan kebijakannya. Hal ini termasuk tidak mendukung tindakan apapun yang terkait dengan separatisme Papua sesuai dengan hubungan bersahabat Indonesia dan Inggris dan sejalan dengan pandangan masyarakat internasional terkait integritas wilayah NKRI. (faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Jual Narkoba, Bapak & Anak Kompak Masuk Bui