Gas Sarin Digunakan dalam Perang Suriah

|

Foto: Reuters

Gas Sarin Digunakan dalam Perang Suriah

JENEWA - Penyelidikan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Carla del Ponte memaparkan hasil penemuan yang mengejutkan dalam perang Suriah. Del Ponte menemukan adanya penggunaan gas sarin oleh pihak pasukan oposisi.

"Berdasarkan keterangan yang kami peroleh, pihak oposisi menggunakan senjata kimia. Mereka menggunakan gas sarin," ujar Del Ponte, seperti dikutip RSI, Selasa (7/5/2013).

Komisi penyelidikan yang dipimpin oleh Paulo Sergio Pinheiro menegaskan, pihaknya mengeluarkan pernyataan untuk mengklarifikasi bahwa mereka belum menemukan hasil temuan yang konklusif mengenai penggunaan senjata kimi di Suriah. Hal itu termasuk pula penggunaan senjata kimia oleh pihak yang terlibat dalam konflik.

Pihak Amerika Serikat (AS) juga mengaku pihaknya tidak memiliki informasi mengenai kemampuan dari pihak oposisi untuk menggunakan senjata kimia.

Lewat keterangannya kepada RSI, Del Ponte mengakui bahwa masih ada bukti yang belum bisa dikonfirmasi mengenai dugaan senjata kimia. Tetapi dirinya menyebutkan, penggunaan gas sarin itu didasarkan atas keterangan dari korban dan dokter.

"Melalui keterangan dari korban dan dokter yang merawat, ada kecurigaan bahwa gas sarin digunakan oleh lawan, oleh pihak oposisi bukan pasukan pemerintah," jelas Del Potre.

"Tetapi penyelidikan atas dugaan ini masih belum selesai. Kami tidak melupakan adanya dugaan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah (Suriah)," tuturnya.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kejagung Sita Aset Udar Pristono