Sita Gitar Jokowi, KPK Seperti Anak Kecil

|

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Sita Gitar Jokowi, KPK Seperti Anak Kecil

JAKARTA – Keputusan Komisi Pemberantasabn Korupsi (KPK) untuk menyita gitar bass milik Gubernur DKI Joko WIdodo (Jokowi) terkait dugaan gratifikasi, mendapat kritikan pahit dari Ketua Indonesia Fight Corruption (IFC) Intan Sari Geni.

 

“KPK jangan kaya anak-anak lah. Bisa diketawain sama negara lain kalau begitu terus caranya. KPK fokus ke korupsi sajalah, jangan euphoria sama gratifikasi,” kata Intan saat berbincang dengan Okezone, Selasa (7/5/2013).

 

Intan menambahkan, aturan main gratifikasi berdasar UU Tipikor, memang wajib dilakukan penyitaan saat harga barang tersebut senilai Rp10 juta atau diatasnya. Namun, untuk kasus gitar Jokowi, Intan menilai seharusnya KPK dapat lebih bijak dalam mengambil

keputusan.

 

“Manusiawilah, kalau Jokowi nge-fans sama seseorang. Harusnya KPK melihat alasan pemberian gitar itu sendiri, jangan main sita saja. Kalau cuma pemberian dari artis idolanya ya enggak apa-apa dong. Kecuali, kalau memang Metallica enggak bisa konser di Indonesia terus ngasih gitar supaya bisa konser ya beda lagi, itu baru bisa dibilang gratifikasi,” jelasnya.

 

Jika KPK tetap ingin mengusut gitar itu, kata dia, maka KPK harus mendatangkan basis Metallica, Robert Trujillo dan juga promotor Jonathan Liu selaku penghubung antara Jokowi dengan Trujillo untuk mendapatkan keterangannya secara jelas.

 

“Tapi sudahlah, KPK selesaikan saja kasus besar. Hambalang, Century itu harus dituntaskan. Enggak usah ngeributin yang kecil-kecil kaya gini, malah diketawain sama negara tetangga,” tandasnya

 

Sebelumnya diberitakan, pemberian gitar bass itu bermula saat promotor Jonathan Liu menyampaikan pada Trujillo bahwa Jokowi merupakan penggemar musik metal dan penggemar berat band Metallica. Pada 3 Mei lalu, mantan Wali Kota Solo itu pun memamerkan gitar bass itu di Balai Kota Jakarta pada wartawan.

 

Namun, atas permintaan KPK untuk melakukan pemeriksaan atas gitar tersebut, maka Senin 6 Mei kemarin, Jokowi memerintahkan anak buahnya untuk menyerahkan gitar tersebut pada KPK.

(cns)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Reaksi Puan Disebut Menteri Tak Menjanjikan