Seorang PRT Dirampok dan Diperkosa

|

ilustrasi (okezone)

Seorang PRT Dirampok dan Diperkosa

BEKASI - Kasus perampokan dan pemerkosaan terhadap seorang pembantu rumah tangga yang terjadi di Perum Bumi Eraska Blok E6/33 Rt 04/04 Jatiraden, Jatisampurna, Pondok Gede, kini masih dalam penyelidikian petugas Polsek Pondokgede dan Polresta Bekasi Kota.

 

Kanit Reskrim Polsek Pondokgede Iptu Harry Gaskari mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan terkait kasus itu sekitar pukul 11.00 WIB tadi. Dari laporan itu pihaknya langsung kelokasi dan melakukan olah TKP dan mencari keterangan korban dan saksi. “Kejadian itu sekitar pukul 08.00 WIB dan kita dapat laporan jam 11. 00 WIB,” kata Harry, Selasa (7/6/2013).

 

Dikatakannya, korban berinisial N saat kejadian memang seorang diri sementara majikannya berangkat bekerja. “Korban seorang diri dirumah, majikannya sudah berangkat kerja,” ujarnya.

 

Menurutnya, setelah ditinggal seorang diri korban kedatangan tamu dengan mengaku sebagai tukang yang akan memperbaiki genteng kamar bocor. “Korban belum kita bisa mintai keterangan lebih dalam karena masih shock. Informasi ini kita dapat dari keterangan saksi dilokasi yang menolong korban,” terangnya.

 

Korban pun, tidak merasa curiga dengan kedatangan tamu tak diundang ini kerumah majikannya sehingga mempersilakan pelaku masuk kedalam ruamh dan mengantarnya ke lantai dua kamar utama milik majikannya. “Sampai di kamar itu pelaku langsung benturkan kepala korban ke dinding hingga pingsan,” jelasnya.

 

Dia menjelaskan korban baru tersadar setelah pelaku yang diduga tunggal ini kabur dan berhasil membawa handphone milik korban serta uang senilai Rp1,5 juta milik majikannya.

 

“Dari hasil olah TKP pelaku ini tidak saja mengobrak-abrik kamar utama. Dia juga mengacak-acak kamar anak majikannya yang jingga kini belum kami mintai keterangan,” tuturnya.

 

Korban baru menyadari juga menjadi korban pemerkosaan setelah dai terbangun dengan posisi terikat tanpa celana dan hanya mengenakan handuk berwarna putih menutupi badannya.

 

“ Ada dua orang yang saat itu membantunya dan saat ini kami jadikan saksi diantaranya, Nurhadi dan Heni,” jelasnya.

(cns)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kakek Changkung Tewas di Panti Pijat