PNJ Perlebar Sayap Program Magister & Doktor Terapan

|

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

PNJ Perlebar Sayap Program Magister & Doktor Terapan

DEPOK - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) terus mempertajam keunggulan program studi untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Setelah memiliki program Diploma 4 Terapan, kini PNJ akan mulai melebarkan sayap membuka program Magister Terapan dan Doktor Terapan.

Direktur PNJ Abdillah memastikan bahwa program tersebut tak lama lagi akan dibuka. Sebab, kata dia, hal itu sudah disetujui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Mahasiswa kami di sini paling lama empat tahun, dan kami akan membuka Magister Terapan dan Doktor Terapan, karena sudah sesuai dan diperbolehkan sesuai UU Dikti bahwa PNJ diberikan kewenangan untuk membuka program sampai Doktor," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (12/5/2013).

Namun, kata Abdillah, terdapat satu kata kunci yakni terapan. Di mana PNJ lebih bersifat praktek dan mengaplikasikan teori, berbeda dengan universitas.

"Ada kata kunci, terapan. Bedanya politeknik sama universitas, kalau di universitas, mereka fokusnya di akademik, pandai ilmunya. Di Poltek bagaimana terapkan ilmu-ilmu itu. Universitas designnya, rancangannya baru PNJ," jelasnya.

Sementara itu Alumni PNJ Jurusan Teknik Grafika Penerbitan 2012 Ahmad Romadoni mengakui bahwa kuliah di PNJ secara materi kuliah memang lebih banyak langsung ke praktek. Prospek kerja pun Dony mengakui cukup baik yang ditawarkan PNJ hanya membutuhkan waktu tiga bulan.

"Ada juga yang sudah kerja sejak nyusun TA atau sebelum wisuda. Enggak jarang mereka kerja di perusahaan besar. Mungkin karena D3 dan memang harus paham bagaimana menguasai bidang kerja dengan baik. Jadi bisa dibilang, secara ilmu cukup lengkap, tinggal bagaimana mahasiswa mendalami lagi lewat magang atau baca literatur lain," ungkapnya.

Terkait S2 terapan dan Doktor Terapan, Dony menilai bahwa PNJ memiliki banyak dosen yang mumpuni. Ia berharap agar mahasiswa dan pihak kampus bisa terus membenahi fasilitas dan mengoptimalkan menjadi lebih baik.

"Mungkin masih terlalu prematur kali ya. Karena D4 yang sekarang pun dirasa kurang maksimal. Meski PNJ punya banyak dosen yang mumpuni, rasanya masih terlalu dini. Lebih baik benahi fasilitas yang masih kurang dan maksimalkan potensi semua jurusan yang ada," tandasnya.

(ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kakek Changkung Tewas di Panti Pijat