Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Kronologis Tewasnya Terduga Teroris Tasikmalaya Versi Polri

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Selasa, 14 Mei 2013 |15:38 WIB
Ini Kronologis Tewasnya Terduga Teroris Tasikmalaya Versi Polri
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepolisian mengungkapkan tentang kronologis peristiwa tewasnya terduga teroris Tasikmalaya. Pada Senin 13 Mei malam kemarin terjadi pelemparan benda yang diduga sebagai bom rakitan pipa di Pos Lalu Lintas Simpang Empat, Mitra Batik, tepatnya di depan Yogya Mall, Tasikmalaya, Jawa Barat.  
 
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenas) Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, usai melempar pelaku melarikan diri dan dua petugas, yakni Aiptu Widiartono dan Briptu Wahyudi, melakukan pengejaran.
 
"Pelaku terpergok disebuah garasi rumah warga dan terlihat panik. Pelaku kemudian melakukan perlawanan dengan menggunakan sanjata tajam berupa golok kepada petugas kita. Akibatnya bahu bagian kanan Aiptu Widiartono terluka," ungkap Boy kepada wartawan di Gedung Humas Polri, Jakarta, Selasa (14/5/2013).
 
Kemudian, tanpa diduga pelaku mencabut senjata api jenis rakitan dan diarahkan kepada petugas. Saat yang bersamaan petugas pun dengan cekatan mengambil senjata api.
 
"Saat akan ditembak ternyata senjata pelaku tidak meletus. Pada saat yang bersamaan petugas juga mencabut senjata dan melakukan penembakan. Jadi, yang bersangkutan meninggal dunia di lokasi setelah dihimbau untuk menyerahkan diri," jelas Boy.
 
Boy menambahkan, pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan otopsi dan dalam proses penyelidikan yang dilakukan Polri. Saat ini pihaknya sudah berhasil mengetehui identisnya, tapi masih dalam proses tim Disaster Victim Identification (DVI).
 
"Setelah dilakukan konfirmasi kepada terduga teroris yang sudah ditangkap minggu lalu, khusunya Wiliam Maksum, kebetulan mengenal dia sebagai anggotanya. Pelaku diketahui bernama Irwan alias Salim alias Diaz," paparnya.
 
"Jadi yang bersangkutan merupakan bagian dari kelompok yang dipimpin oleh Wiliam Maksum. Saat ini, benda yang mirip bom rakitan masih dalam pemeriksaan petugas dan senjata api rakitan dan golok dibawa tim untuk barang bukti," simpulnya.

(Misbahol Munir)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement