Semen Indonesia Dirikan STIMSI

|

Logo Semen Indonesia. (Dokumentasi Semen Indonesia)

Semen Indonesia Dirikan STIMSI

GRESIK - PT Semen Indonesia Tbk melalui Semen Gresik Foundation (SGF) mendirikan Sekolah Tinggi Manajemen Indonesia (STIMSI) di Gresik, Jawa Timur.

Sekolah tingi yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2013/2014 diharapkan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan dapat memberikan kontribusi besar untuk kemajuan bangsa dan negara.

Peresmian STIMSI dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di halaman Wisma Ahmad Yani Semen Gresik Indonesia, di Jalan Verean, Gresik. Dihadiri pula Wakil Bupati Gresik Muhammad Qosim, jajaran komisaris dan direksi BUMN Semen Indonesia.

Berbagai atraksi pelajar turut berpartisipasi memeriahkan seremonial peresmian STIMSI di antaranya parade merah putih, tari kreasi nusantara, dan seni tradisional khas Gresik yakni Zafin.

STIMSI merupakan sekolah tinggi pertama yang didirikan Semen Indonesia. Sebelumnya Semen Indonesia melalui SGF juga sudah mengelola sejumlah lembaga pendidikan unggulan, mulai tingkat usia dini, PAUD, hingga SMA dan SMK.

Direktur Utama Semen Indonesia yang juga menjabat ketua STIMSI Dwi Sutjipto mengatakan, untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang unggul dan berkualitas, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain dukungan dari tenaga pengajar berkualitas, pihaknya juga telah menyiapkan sarana dan prasarana penunjang pendidikan di antaranya laboratorium, ruang perpustakaan, akses internet, dan ruang kelas yang representatif.

Keunggulan lain yang dimiliki STIMSI yakni keberadaan perusahaan di lingkungan Semen Indonesia yang bisa dimanfaatkan seluruh mahasiswa sebagai laboratrium untuk mengeksplorasi pengetahuan dan latihan aplikas lintas disiplin ilmu.

" Kami akan menciptakan SDM unggul untuk bangsa dan negara," tutur Dwi singkat.

Mendikbud M Nuh mengatakan, pemerintah sangat mengapreasiasi upaya yang dilakukan Semen Indonesia untuk mendukung peningkatan kualitas SDM melalui pendirian Sekolah Tinggi Manajemen.

Pemerintah pun berharap keberadaan STIMSI makin berkembang dan melebarkan sayap sehingga menjadi perguruan tinggi atau universitas, sehingga mampu melahirkan generasi bangsa unggul yang mampu bersaing di era global.

Pada tahun pertama beroparasi, STIMSI menargetkan sebanyak 120 mahasiswa untuk dua program studi, yakni 60 mahasiswa jurusan manajemen dan 60 mahasiswa jurusan manajemen rekayasa.

(ade)

berita terkait

foto & video lainnya

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    JK: Tak Perlu Ada DPR Tandingan