Pernikahan Fathanah & Surti di Bekasi Tidak Tercatat di KUA

Rabu, 15 Mei 2013 14:14 wib | Djamhari - Okezone

Pernikahan Fathanah & Surti di Bekasi Tidak Tercatat di KUA Achmad Fathanah dan istri ketiganya, Sefti (Foto: Yulianto/Koran Sindo) BEKASI - Pernikahan antara Achmad Fathanah, tersangka kasus suap impor daging dengan seorang perempuan di Bekasi bernama Surti, tidak tercatat di KUA Jatiasih, Kota Bekasi. Menurut warga, Fathanah dan Surti diketahui menikah di Masjid Ainul Yaqin, Kampung Pondok Benda, RT 5/RW 5, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi,
 
Hal itu diutarakan Kepala KUA Jatiasih H Adum, yang mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengurus pernikahan atas nama Achmad Fathanah dan Surti. "Saya sudah periksa data yang ada di kantor, tapi nama tersebut tidak tercantum di buku pendaftaran dan database komputer," ujarnya, Rabu (15/5/2013).
 
Sementara itu diakui Adum, pihaknya telah mengecek kebenaran soal pernikahan keduanya yang dilakukan di Masjid Ainul Yaqin. "Kita sudah cek kesana dan memang benar mereka menikah tapi tidak dicatatkan oleh kami. Pernikahannya itu dilakukan pada April 2010," ujarnya saat ditemui di kantornya.
 
Informasi dari Pengurus DKM diketahui nama lengkap Surti adalah Surtini Gulyanti yang merupakan sarjana muda jurusan Sastra Jepang di Universitas Indonesia.
 
"Kita dapat data dari pengurus DKM dan dia pernah menjadi murid dan mondok di Masjid Ainul Yaqin, Kampung Pondok Benda," terangnya.
 
Setelah menikah, kata dia, Fathanah dan Surti menempati rumah kontrakan yang lokasinya tidak jauh dari masjid itu, hingga akhirnya sepekan lalu Surtini tinggal di kontrakan lain.
 
Namun, sampai saat ini rumah yang dikontrak oleh Surtini, kosong.
(lam)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »