Bos PT Indoguna Sempat Bertengkar dengan Suswono

Rabu, 15 Mei 2013 20:24 wib | Mustholih - Okezone

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone) Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone) JAKARTA - Pertemuan empat sekawan di Hotel Arya Duta, Medan, yang membahas soal pembagian kuota impor daging sapi ternyata menyisakan satu cerita seru. Bos PT Indoguna Utama Maria Elisabeth Liman, terlibat pertengkaran dengan Menteri Pertanian (Mentan), Suswono.
 
"Hasil pertemuan itu berantem. Pak Menteri keluar, aku juga bubar," kata Maria di Pengadilan Tindak Pidana korupsi, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2013).
 
Maria Elisabeth berada di Pengadilan sebagai saksi bagi terdakwa Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy. Mereka diduga memberi uang Rp1 miliar kepada Ahmad Fathanah demi memuluskan proyek impor daging sapi.
 
Pertemuan di Medan digelar beberapa hari sebelum operasi penangkapan di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, beberapa bulan lalu. Di hotel ini, Ahmad Fathanah kedapatan sedang bermesraan dengan mahasiswi Universitas Moestopo, Maharani Suciyono.
 
Pertengkaran ini berpangkal dari keengganan Menteri Suswono menerima presentasi Maria Elisabeth soal daging sapi.
 
Menurut Maria, Menteri Suswono marah dengan data-data yang dia ajukan karena dinilai tidak valid. "Sebelumnya, Elda bilang ke saya, ingat ya, kamu kalau bicara dengan menteri selalu bilang maaf," ujar Maria.
 
Namun, dasar karakter Maria yang diakuinya cenderung tomboi, perempuan yang sudah menjadi tersangka di kasus yang sama ini akhirnya terlibat perdebatan soal data daging sapi dengan Menteri Suswono. "Jadi saya ini tomboi. Jadi setelah perdebatan ini, tidak ada maaf lagi," imbuhnya.
 
Pertemuan di Medan sendiri dihadiri Mentan Suswono, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, Komisaris PT Radina Niaga Mulia, Elda Daviane Adiningrat, dan Maria Elisabeth.
(cns)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »