KUANTAN SINGINGI - Perusakan belasan kendaraan milik tim penertiban penambang emas tanpa izin (peti) di Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Sengigi, Riau rupanya buntut dari kemarahan para penambang. Mereka berang karena puluhan perahu yang berada di sungai tersebut dibakar oleh petugas.
Satu per satu perahu yang ditemukan di aliran sungai yang ditinggal pemiliknya dibakar oleh petugas. Penertiban itu dipimpin langsung oleh bupati setempat Sukarmis dengan melibatkan puluhan personel TNI, Polri, Satpol PP dan tokoh masyarakat.
Diduga para penembang mengetahui rencana penertiban tersebut, sehingga tidak satu orang pun berhasil diamankan. Mereka hanya meninggalkan alat-alat penambangan seperti perahu yang jumlahnya mencapai 57 unit.
Saat tim bergerak menyusuri sungai digunakan ratusan penambang untuk melampiaskan kemarahan setelah perahu mereka dibakar. Belasan kendaraan milik pemkab, polisi, kejaksaan, dan wartawan yang diparkir dirusak.
Kendaraan tersebut terpaksa diparkirkan karena tidak memungkinkan untuk menyusuri medan yang sulit.
Kasat Reskrim Polres Kuantan Sengingi, AKP Jhon Sihite, mengaku masih menyelidiki pelaku perusakan. “Akan segera ditindak pelaku perusakan itu,” tegasnya, Rabu (15/5/2013).
Seperti diberitakan, peneritiban menyusul banyaknya keluhahan masyarakat atas keberadaan para penambang liar di aliran sungai yang berbatasan dengan Sumatera Barat tersebut.
Warga khawatir air sungai akan tercemar akibat bahan kimia seperti merkuri yang digunakan para penambang. Padahal untuk kebutuhan sehari-hari, mereka menggunakan air sungai.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.