Pasca-Penggeledahan, Rudin Bupati & Kantor Pemkab Madina Sepi

Rabu, 15 Mei 2013 10:21 wib | Abdullah Raja Sakti - Sindo TV

Pasca-Penggeledahan, Rudin Bupati & Kantor Pemkab Madina Sepi Ilustrasi MADINA - Setelah petugas KPK menggeledah rumah pribadi Bupati Mandailing Natal (Madina), Hidayat Batubara, di Kota Medan, Sumatera Utara, sore kemarin, suasana kantor dan rumah dinas Hidayat tampak sepi.

Tidak tampak aktivitas di rumah dinas di pinggir jalur lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Perbaungan itu. Kabarnya, rumah itu dalam keadaan steril dari kegiatan. Berdasarkan pengakuan penjaga rumah, tim KPK akan melakukan penggeledahan kembali.

Mobil dinas bupati juga terlihat terpakir di garasi. Penjagaan tidak terlalu ketat, hanya terlihat sejumlah Satpol PP sedang berjaga di posnya.

Sementara di Kantor Pemkab Madina aktivitas berjalan seperti biasa. Hanya saja, Hidayat tidak tampak memimpin apel pagi, melainkan dipimpin olej Asisten I Pemkab Madina, Musaddat Daulay.

Musaddat mengatakan, kondisi atasannya saat ini sehat. Dia juga meminta warga agar tidak percaya isu korupsi yang sedang mendera Hidayat. “Jangan percaya pada isu murahan yang tersebar saat ini terkait masalah bupati,” ujarnya, Rabu (15/5/2013).

Kendati memberi pembelaan, dia mengaku tidak mengetahui keberadaan Hidayat saat ini. “Tidak tahu pasti apakah bupati ikut serda diamankan oleh KPK atau tidak,” aku Musaddat.

Dia memastikan, meski pimpinannya tengah didera isu miring, proses pemerintahan akan tetap berjalan normal. “Proses pemerintahan haru tetap berjalan, karena merupakan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, penyidik KPK menggeledah rumah Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan, Nomor 76, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Belum ada keterangan resmi terkait penggeledahan tersebut, namun diduga Hidayat terlibat dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum.
(Abdullah Raja Sakti/Sindo TV/ris)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »