Wamen ESDM: Terowongan Runtuh di Freeport Murni Kecelakaan

Jum'at, 17 Mei 2013 14:30 wib | Dani Jumadil Akhir - Okezone

Petugas PTFI berupaya mengevakuasi korban reruntuhan terowongan (Dok: Humas PTFI) Petugas PTFI berupaya mengevakuasi korban reruntuhan terowongan (Dok: Humas PTFI) JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Susilo Siswoutomo, menyebut runtuhnya terowongan fasilitas pelatihan PT Freeport Indonesia (PTFI), Big Gossan, murni kecelakaan.

Susilo menegaskan, tidak ada unsur kesengajaan. Lokasi longsoran juga bukan area pertambangan, melainkan wilayah pelatihan yang sudah digunakan selama 10 tahun lebih.

“Ini murni musibah, emang ada yang main-main dengan nyawa? Enggak juga, pengawasan tidak lemah,” tandas Susilo, Jumat (17/5/2013).

Seperti diberitakan, terowongan runtuh menimbun ruang kelas di Big Gossan level 3020, pada Selasa, 14 Mei 2013, pukul 07.30 WIT.

Terowongan runtuh saat sekira 40 pekerja mengikuti pelatihan penyegaran tahunan. Ruang kelas seluas 5x10 meter persegi itu dibangun 15 tahun lalu dan telah digunakan sejak 2000.

PT Freeport Indonesia saat ini menghentikan sementara kegiatan operasi tambang bawah untuk fokus melakukan evakuasi terhadap 23 orang yang diperkirakan masih terjebak di terowongan.

“Terakhir ada 23 pegawai yang terperangkap, mereka masih evakuasi,” sambungnya.

Proses evakuasi, kata dia, tidak mudah karena tanah di lokasi labil. “Baru bisa dioptimalkan hari ini dengan menggunakan alat berat, sebab lokasi longsoran berada di tanah yang labil,” jelasnya.
(ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »