Iran Tolak Kandidat Presiden yang Berkaitan dengan AS

Warga Iran jelang pemilu (Foto: Reuters)

Iran Tolak Kandidat Presiden yang Berkaitan dengan AS
TEHERAN - Selain melarang perempuan untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Iran, Dewan Pelindung Iran juga memberikan kriteria lain menjelang Pemilu Presiden Iran Juni mendatang. Dewan Pelindung menolak calon presiden yang memiliki kaitan dengan Amerika Serikat (AS).

Sekretaris Dewan Pelindung Iran Ayatullah Ahmad Jannati mengatakan, beberapa kandidat berpikir bahwa sanksi internasional terhadap Iran akan dicabut bila Negeri Paramullah itu membuka kembali hubungan dengan AS.

"Tentunya kami harus menertawai komentar ini. Jika ada seseorang yang memiliki pandangan seperti itu, apakah mungkin kami bisa menyetujui pencalonannya," ujar Jannati, seperti dikutip NDTV, Sabtu (18/5/2013).

Amerika Serikat tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Iran sejak 1979. Sejak saat itu, tidak pernah ada petinggi Iran yang menyarankan perbaikan hubungan dengan AS.

Tetapi mantan Presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani menyarankan hubungan yang lebih baik bisa dibangun antara AS dan Iran. Meskipun Rafsanjani tidak menyarankan perbaikan hubungan antara kedua negara.

Sebelumnya, Anggota Dewan Pelindung Iran menolak partisipasi perempuan dalam politik Iran. Hal ini menghempaskan rencana sekira 30 orang perempuan yang mendaftarkan diri sebagai kandidat Presiden Iran. (faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    PKB Hormati Jokowi Tak Ingin Menteri Rangkap Jabatan