JAKARTA - Pimpinan DPR beserta beberapa anggota DPR yang berasal dari Papua baru saja melakukan kunjungan di lokasi longsor terjadi di terowongan area Big Gossan Mil 74 Freeport, Papua. DPR menilai bahwa pemerintah belum maksimal melakukan evakuasi dalam peristiwa tersebut.
"Saya dapat laporan dari tim kementerian energi, saya anjurkan pemerintah jangan ragu-ragu menginvestigasi secara menyeluruh. Saya melihat negara belum muncul di situ," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2013).
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Priyo beserta beberapa anggota dewan, antara lain Peggi Patrisia Pattipi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jamaluddin Jafar dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ali Kastela dari Fraksi Partai Hanura, serta Paskalis Kosai dari Fraksi Partai Golkar.
"Saya baru datang. Ada tujuh orang yang bareng sama saya dan saya pimpin, delegasi khusus Papua. Kami langsung masuk terowongan, sampai di tempat runtuhnya meskipun tidak disarankan oleh Polda," paparnya.
Dalam kesempatan yang sama Priyo menuturkan bahwa 10 orang pekerja tambang dapat diselamatkan. Sementara itu 14 orang dipastikan meninggal dan 14 orang lagi masih belum berhasil dievakuasi.
"Teman-teman Freeport bekerja 24 jam dan bekerja 200 orang, mereka telah menyemprotkan oksigen dan mengebor alat untuk mendeteksi apakah masih ada tanda-tanda kehidupan," terangnya.
Selanjutnya, Anggota Fraksi Partai Golkar ini berharap agar pemerintah bisa segera memanfaatkan waktu yang ada agar seluruh korban dapat segera dievakuasi. "Siapa tahu nanti ada keajaiban," tutup Priyo.
(K. Yudha Wirakusuma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.