JAKARTA - Partai Demokrat segera menggelar konvensi untuk menjaring bakal calon presiden 2014. Dari sejumlah nama yang disebut-sebut bakal ikut konvensi, Gita Wirjawan dinilai paling patut diperhitungkan.
Selain dekat dengan SBY, dia pendiri Partai Demokrat dan juga Menteri Perdagangan. Gita juga memiliki kelebihan seperti tokoh muda, memiliki cukup modal serta tampang mendukung.
Menurut Board of advisor Center for Strategic and International Studies (CSIS) Jeffrie Geovanie, pemenang konvensi Demokrat nantinya akan menjadi penantang serius bagi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang kemungkinan diusung PDI Perjuangan.
Jeffrie menilai, secara objektif peluang Jokowi mengungguli elektabilitas semua kandidat, seperti Prabowo Subianto, Wiranto, Aburizal Bakrie, dan bahkan Megawati Soekarnoputri.
Kenapa pemenang konvensi Demokrat bakal bersaing ketat dengan Jokowi? Menurut Jeffrie, mereka diuntungkan proses perjalanan konvensi yang panjang dan menyita perhatian masyarakat luas. Konvensi yang digelar selama berbulan-bulan menjadi panggung besar bagi peserta untuk menyampaikan gagasannya.
"Kita tunggu saja, apakah Pilpres 2014 akan menjadi pertarungan jagonya Megawati yaitu Jokowi berhadapan dengan jagonya SBY, tentu bila mampu memenangkan konvensi capres Partai Demokrat, yaitu Gita Wirjawan. Tidak lama lagi," ungkap Jeffrie dalam keterangannya, Senin (20/5/2013).
Senada dengan Jeffrie, peneliti Maarif Institute Jakarta, Endang Tirtana, juga menyebut konvensi yang akan selalu disiarkan media dan menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari, bisa menumbuhkan gairah untuk memilih Partai Demokrat.
Syaratnya, kata Endang, tokoh yang menang konvensi merupakan figur baru bukan bagian dari tokoh 4L (lu lagi lu lagi). Kalau yang keluar sebagai pemenang adalah sosok 4L yang track recordnya sudah dianggap kurang baik di masyarakat, menurut Endang, konvensi jenis apapun tidak bisa mendongkrak elektabilitas partai.
"Konvensi ini bisa menjadi strategi untuk tactical voting, sehingga bandwagon effect bisa terjadi dimana masyarakat akan cenderung memilih kandidat Capres atau partai yang elektabilitasnya tinggi," tandas Endang.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.