Hizbullah Serang Kota di Suriah, Israel Ancam Bombardir

|

Foto : Tempat persembunyian oposisi Suriah di Deir al-Zor (Reuters)

Hizbullah Serang Kota di Suriah, Israel Ancam Bombardir

AMMAN - Kelompok bersenjata Hizbullah dikabarkan menyerang salah satu kota di Suriah yang dikuasai oleh pasukan oposisi. Bersamaan dengan itu, Israel mengancam akan kembali meluncurkan bombardir udara.

Selama ini, Hizbullah yang berbasis di Lebanon memang selalu diklaim terlibat dalam konflik domestik Suriah. Laporan mengenai serangan Hizbullah muncul ketika jet tempur Suriah melakukan serangan di Kota Qusair, serangan itu menewaskan 32 orang.

"Pasukan Suriah menyerang Qusair dengan tank dan artileri dari utara, dan di wilayah timur, Hizbullah menembakkan peluru mortarnya serta peluncur roket dari selatan dan barat" ujar seorang aktivis Hadi Abdallah, seperti dikutip Reuters, Senin (20/5/2013).

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali memberikan pernyataannya untuk menyikapi krisis Suriah. Politisi Partai Likud itu menegaskan, Israel sudah "mempersiapkan diri untuk menghadapi skenario apapun" yang muncul di Suriah.

Negeri Yahudi itu merencakan serangan udara di wilayah Suriah untuk menghentikan Hizbullah. Selain untuk menghentikan Hizbullah, serangan udara yang direncanakannya juga ditujukan untuk melindungi warga Israel.

"Kami siap bertindak untuk memastikan keamanan warga Israel di masa depan," ucap Netanyahu.

Sejauh ini, eskalasi konflik Suriah dinyatakan tetap meningkat. Presiden Bashar al-Assad turut mencemooh solusi damai yang disponsori Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang dilaksanakan pada Juni mendatang di Jenewa, Swiss.

"Mereka berpikir, konferensi politik itu bisa menghentikan aktivitas teroris di negara kami, ini sangat tidak realistis," ujar Assad dalam suratkabar di Argentina.

Assad menegaskan kembali, negaranya enggan berdialog dengan fraksi oposisi. Meski demikian, Assad tidak mengatakan, apakah dirinya tetap mengirim delegasi ke konferensi damai itu atau tidak.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pengamat: SBY Harus Beri Kesempatan Kader Muda