JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa meraih Reformasi Award dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem). Hatta menganggap penghargaan ini adalah prosesi peringatan Reformasi itu sendiri.
"Saya katakan, penghargaan ini adalah sebuah peringatan bukan pencapaian. Karena saya menganggap apa yang saya lakukan sangatlah kecil dibanding dengan problematika bangsa yang sangat besar ini. Sehingga penghargaan itu saya anggap sebagai peringatan agar saya melakukan lebih besar lagi dan banyak lagi untuk bangsa negara ini," kata Hatta di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (21/5/2013) malam.
Dia melanjutkan, penghargaan ini dianggapnya sebagai titipan tokoh-tokoh reformasi pada dirinya. "Saya anggap ini penghargaan untuk tokoh-tokoh reformasi hanya kebetulan dilewatkan saya. Karena menurut saya penghargaan ini adalah sebuah perigatan untuk saya, do the best, melakukan yang lebih lagi. Bukan ukuran capaian prestasi," katanya.
Lanjut Hatta, Reformasi yang sudah 15 tahun ini bukan berarti telah tuntas. Masih ada tugas yang belum diselesaikan. "Banyak sekali yang harus kita perbaiki, terutama adalah praktek demokrasi yang tidak substantif, yang bisa membahayakan demokrasi," kata Hatta.
Karena bagi rakyat, sambungnya, demokrasi bukan hanya sekadar menumbangkan rezim otoritarisme, melahirkan sejumlah parpol yang banyak dan melahirkan politisi-politisi yang banyak. "Tapi bagi rakyat, apakah demorkasi ini dapat membawa kesejahteraan bagi rakyat," tegas Hatta.
Oleh sebab itu, kata Hatta, pekerjaan besar selanjutnya adalah memberikan makna, memberikan values pada demokrasi dan kepada kesejahteraan rakyat. "Tidak demokrasi prosedural, tapi demokrasi yang subtantif. Inilah yang saya katakan tadi sebagai pekerjaan rumah kita, memaknai demokrasi yang tersebut akar budaya tapi juga memiliki nilai-nilai universal yaitu demokrasi yang menyejahterakan," paparnya.
Karena itu, Hatta menjelaskan, perlu ada reformasi gelombang kedua, yaitu reformasi lebih kepada mainset bukan dalam artian gerakan fisik. "Yang paling penting adalah justice for all, keadilan untuk semua," jelasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.