Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

ICW Menduga Kasus PKS Juga Terjadi di Partai Lain

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Selasa, 21 Mei 2013 |16:14 WIB
ICW Menduga Kasus PKS Juga Terjadi di Partai Lain
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Belum Terbukanya partai politik dalam pengelolaan anggaran kegiatan, membuat parpol kerap melakukan pola korupsi untuk menambah pemasukan keuangannya.

"Sudah banyak contoh kasus yang masuk dan mengindikasikan ke arah sana. Ada yang memperdagangkan kewenangan untuk memperoleh uang ke partainya," ungkap Peneliti ICW Donal Fariz kepada wartawan, di kantornya Jl. Kalibata, Jakarta, Selasa (21/5/2013).

Menurut Donal, ketika uang panas tersebut masuk, tentu mereka tidak akan bisa membukukan sumber-sumber yang bisa dipertanggungjawabkan dan di titik inilah mereka tidak mau membuka kepada masyarakat.

"Artinya, persoalan yang terjadi seperti di PKS hari ini juga akan berpotensi terjadi di semua partai, karena mereka tidak mau membuka laporan keuangannya. Sehingga, dugaan adanya uang yang berasal dari pihak ketiga, kemudian makelar kasus dan proyek itu juga terjadi di partai lain," paparnya.

Sementara itu, Donal juga mengatakan dua parpol yang lahir pascareformasi yakni Hanura dan Gerindra juga hingga kini masih belum memberikan laporan keuangannya.

"Ada dua partai yang hingga kini belum memberikan sampai hari ini, yakni Gerindra dan Hanura. Partai yang lahir pascareformasi tapi justru tidak mendorong keterbukaan informasi," pungkasnya.

Sebelumnya, dari sembilan parpol yang ikut pemilu 2009. Hanya PKS, PPP dan PAN yang sudah melaporkan keuangannya secara transparan baik uang yang didapat dari APBN, maupun dari bantuan pihak ketiga.

Sedangkan, Golkar dan PDI Perjuangan hanya memberikan laporan keuangan yang bersumber dari APBN. Sementara, Partai Demokrat hingga kini belum memberikan laporan keuangannya.

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement