"Tak Mungkin Kampung Ambon 100% Bersih dari Narkoba"

|

Ilustrasi (Foto: dok Okezone)

JAKARTA- Peredaran narkoba di Komplek Permata atau dikenal sebagai Kampung Ambon, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, masih  merajalela, dan seakan tak pernah ada habisnya.

"Memang di Kampung Ambon selalu terjadi peredaran narkoba, tidak mungkin 100 persen bersih, hanya 80 hingga 90 persen bersih," ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha saat dihubungi, Selasa (21/5/2013).

Penjual narkoba di Kampung Ambon, kata Gembong, selalu dilakukan secara bersembunyi. "Sifatnya saat ini, penjual narkoba sudah kucing-kucingan. Dan sekarang bisa dikatakan cukup jarang," tegasnya.

Gembong pun mengklaim, peredaran narkoba yang berada di lapak sudah tidak berjualan barang haram tersebut."Lapak sudah tidak ada yang buka, sudah tutup semua, karena Polsek Cengkareng setiap malam patroli terus di sana. Jadi tidak mungkin ada lagi jual beli narkoba di lapak," katanya.

Perlu diketahui, Satuan Narkoba Polsek Palmerah, meringkus tiga orang pelaku pengguna narkoba di Kapuk Pulo, Kampung Ambon, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu, 18 mei 2013, dini hari.

Para pengguna narkoba yaitu, Anja Aroma (24) warga Cengkareng, Rahmat Wahyudi (17) warga Cengkareng, dan Heri (24) warga Cengkareng.

Mereka membeli sabu dari seorang laki-laki yang mereka kenal di pinggir jalan Komplek Kampung Ambon, dengan seharga Rp350 ribu.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu buah paket narkoba jenis sabu seberat 0,6 gram.

Saat ini, ketiga tersangka sudah mendekam di Mapolsek Palmerah, Jakarta Barat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka pun dikenakan Pasal 112 UU No 35 thn 1999, tentang narkoba. (ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    JK Hadiri Peringatan Tahun Baru Hijriah di GBK