3 Pasang Kandidat Gubernur Jateng Tak Peduli Lingkungan

|

Ilustrasi

3 Pasang Kandidat Gubernur Jateng Tak Peduli Lingkungan
SEMARANG - Tiga pasang kandidat gubernur dan wakil gubernur yang maju dalam Pilgub Jateng 2013, dinilai tidak memiliki visi misi jelas terkait dengan perbaikan lingkungan. Padahal saat ini, indeks kualitas lingkungan Jawa Tengah menempati urutan 20 dari 28 provinsi di Indonesia berdasarkan survei Kementerian Lingkungan Hidup.

Pakar Lingkungan Unika Soegijapranata, Budi Widianarko, mengatakan, para pasangan calon selama ini lebih banyak menyoroti pertumbuhan ekonomi serta pembangunan infrastruktur, padahal kedua sektor tersebut juga berimplikasi pada lingkungan hidup di Jawa Tengah jika tidak dilakukan secara berimbang.

”Menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan lingkungan adalah suatu keniscayaan. Itu harus dipikirkan sejak awal oleh pasangan calon, kita jangan sampai terlambat hal itu,” ujarnya di Semarang, Rabu (22/4/2013).

Budi Widianarko mencontohkan, pertumbuhan kendaraan yang tinggi tidak disertai dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, menyebabkan pembuangan gas emisi yang mencemarai udara. “Jadi pembangunan ekonomi tetap harus diimbangi dengan antisipasi efeknya terhadap lingkungan. Kita tidak bisa melihat hanya satu sisi saja,” terangnya.

Ke depan, Budi berharap pemimpin terpilih bisa menetapkan regulasi jelas untuk memperbaiki kerusakan lingkungan di wilayah itu. Apalagi saat ini banyak industri dari DKI Jakarta yang berencana melakukan relokasi, mengingat tingginya upah buruh di sana.

“Kalau Jateng mau difokuskan jadi sentra industri pakan ternak, maka harus ada regulasi yang jelas. Jangan sampai nanti mereka sudah masuk, baru bingung menata,” tandasnya. (ris) (tbn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Solusi Mencegah Terjadinya Kekerasan di Sekolah