Pembunuhan Woolwich Picu Kerusuhan

Kelompok Sayap Kanan Inggris Rusuh (Foto: Sky News)

Pembunuhan Woolwich Picu Kerusuhan
LONDON – Peristiwa pembunuhan tentara di Woolwich, Inggris memicu kemarahan kelompok sayap kanan. Mereka turun ke jalanan Woolwich dan berbuat onar.
 
Sekira 100 orang yang menggunakan atribut English Defense League (EDL) berkumpul di pusat kota Woolwich. Mereka menyanyikan lagu bertema nasionalisme untuk menunjukan dukungan mereka ke tentara yang tewas.
 
Kondisi semakin panas setelah semakin banyak warga yang bergabung. Mereka mulai bertindak agresif dan melancarkan serangan ke arah polisi yang sedang berjaga-jaga.
 
“Beberapa benda seperti botol dilempar ke arah polisi. Polisi kemudian mengepung dan memukuli mereka dengan tongkat,” ujar koresponden Sky News, Alistair Bunkall, seperti dikutip Sky News, Kamis (23.5.2013).
 
Seorang personel militer dibunuh secara keji di jalanan Woolwich Rabu 22 Mei kemarin. Tentara itu dibunuh oleh dua orang pria dengan menggunakan pisau.
 
Salah seorang pelaku menyebut pembunuhan itu mereka lakukan untuk membalas aksi tentara Inggris yang membunuh banyak warga muslim. Diduga kedua pelaku adalah warga pendatang yang berasal dari Nigeria atau Somalia.
 
Dewan Muslim Inggris langsung mengeluarkan pernyataan mengecam peristiwa pembunuhan itu. Mereka menyebut pembunuhan tersebut tidak ada hubungannya dengan warga muslim yang tinggal di Inggris.
(ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Wakil Rakyat dari Golkar Mengaku Dicabuli Sesama Anggota Dewan