BBM Jadi Naik, Buruh Bakal Makan Nasi dan Kerupuk

|

Demo tolak kenaikan harga bahan bakar minya bersubsidi (Oris Riswan/Okezone)

BBM Jadi Naik, Buruh Bakal Makan Nasi dan Kerupuk

BANDUNG - Sekira 200 orang dari Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992 Bandung Raya, berunjuk rasa menolak wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/5/2013).

Dalam aksinya, empat perwakilan massa menampilkan aksi teatrikal. Tiga orang membawa drum besar yang melambangkan Pertamina, kaleng kemasan kerupuk, dan sembako.

Tiga orang itu berjejer sambil menampilkan wajah rakyat yang memelas. Sementara satu orang memegang tali yang diikatkan pada tiga orang itu dan menariknya.

Bagi mereka, itu melambangkan penderitaan yang akan diterima rakyat jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM. Sebab kenaikan harga BBM akan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat.

"Indonesia merupakan salah satu negeri penghasil minyak mentah di dunia. Harusnya kita bisa mengendalikan harga minyak sendiri, tapi faktanya pemerintah tidak serius mengelola minyak yang kita miliki," kata koordinator aksi Acep Sudrajat.

Dia juga menyoroti kinerja pemerintah yang dinilai tidak mampu mengontrol harga sembako. "Keputusan kenaikan harga BBM belum keluar, tapi faktanya secara kongkret harga sembako sudah lebih dulu naik," jelasnya.

Di mobil bak terbuka yang dijadikan panggung orasi, perwakilan massa satu per satu menyuarakan aksinya. Salah seorang orator bahkan mengeluarkan ancaman.

"Kalau harga BBM tetap naik, kita akan datangkan buruh yang jauh lebih banyak. Kalau perlu beberapa jalan kita tutup," teriak salah seorang orator.

Akibat aksi ini, Jalan Diponegoro mulai dari perempatan Jalan Sentot Alibasya hingga samping Lapangan Gasibu ditutup. Polisi berjaga di sekitar lokasi untuk mengatur kelancaran lalu lintas.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemerintah Diminta Serius Berantas Narkoba