Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat: PKS Panik

Tri Kurniawan , Jurnalis-Jum'at, 24 Mei 2013 |06:34 WIB
Pengamat: PKS Panik
A
A
A

JAKARTA - Pengamat Politik LIPI, Siti Zuhro menilai, sikap frontal kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam merespons kasus hukum yang kini dihadapi Luthfi Hasan Ishaaq menunjukkan adanya kegamangan di internal partai berbasis Islam itu.

Kader PKS bersikap seolah-olah mantan presidennya itu tidak tersangkut korupsi impor daging sapi.

Padahal, menurut Siti, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mungkin mentersangkakan seseorang tanpa bukti dan fakta hukum. "Itu menunjukkan kepanikan untuk mempertahankan diri. Dia (Luthfi Hasan) kan enggak dijebak, Dia tertangkap tangan," kata Siti Zuhro kepada Okezone, Kamis (23/5/2013).

Dia yakin tidak ada politisasi melalui kasus impor daging sapi untuk menjatuhkan PKS, seperti yang ditudingkan kader PKS. "Ini kebetulan saja terjadinya pada 2013," terangnya.

Kata dia, kasus hukum bisa diduga ada politisasi hukum jika kasus tersebut dipandang tidak perlu dibawa ke hukum tapi tetap dibawa ke hukum. Dia yakin, KPK tidak akan mempertaruhkan integritasnya dengan mentersangkakakn Luthfi tanpa bukti.

"Sekarang ada kegamangan di internal PKS karena ini terjadi di pucuk pimpinan," ujarnya.

Menurutnya, kasus Luthfi Hasan seharusnya jadi pelajaran bagi partai politik bahwa mengambil uang rakyat melalui perselingkuhan partai politik dengan kementrian itu tidak boleh. "Partai politik kalau amanah tidak akan lari dari landasan yang sudah dibangun," cetusnya.

(Tri Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement