DENPASAR- Desakan dilakukannya penghitungan ulang surat suara Pemilihan Gubernur Bali terus digulirkan kubu tim pemenangan Pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan (PAS).
Pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini bersikeras melakukan hitung ulang karena menengarai adanya pelanggaran dan praktik kecurangan.
Wakil Sekjen DPP PDI P, Hasto Kristianto, menyatakan, jika dikehendaki dan demi kedamaian masyarakat Bali, maka pasangan PAS sangat mendukung dilakukannya hitung ulang suara pilgub.
"Kami sangat siap jika ada perhitungan suara ulang," kata Hasto, Jumat (24/5/2013).
Apalagi, setelah pihaknya mendengarkan suara komponen masyarakat, ormas, dan organisasi mahasiswa, menginginkan adanya solusi yang menjungjung tinggi kedamaian dan keamanan Bali lewat perhitungan suara ulang.
Rekap ulang atau perhitungan suara ulang dinilai solusi yang menjungjung tinggi kearifan lokal.
Menanggapi desakan hitung ulang yang kian kencang, Ketua Tim Pemengan paket Pasti-Kerta, Made Mudarta, menilai sejatinya perhitungan ulang perolehan suara tidak perlu dilakukan.
Alasannya, semua proses dan tahapan penghitungan suara sejak di TPS, PPS, hingga kecamatan sudah sesuai mekanisme dan ketentuan yang ada.
"Kami anggap tidak perlu, sebab semua sudah berjalan sesuai mekanisme saksi-saksi semua kandidat juga telah menandatangani," tegas Mudarta yang Ketua DPD Partai Demokrat Bali.
Meski demikian, pihaknya tidak merasa takut jika dilakukan mekanisme penghitungan ulang, karena bukti rekapan C-1 sudah semua dipegang di 6.371 TPS se-Bali.
Bukti formulir D-1 semua desa maupun bukti formulir BA di seluruh kecamatan se-Bali semua datanya lengkap. Pihaknya yakin paket PAS, KPU, dan Panwaslu mempunya data-data akurat tersebut.
Jika nantinya ada alasan yang bisa dibenarkan secara konstitusi dan hukum untuk dilakukannya hitung ulang, pihaknya siap melakukan. "Jika MK memutuskan perhitungan suara ulang, kami taat hukum dan siap menjalankan itu semua," tegasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.