Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kredit Anggaran Simulator SIM Dicairkan Tanpa Jaminan

Arief Setyadi , Jurnalis-Sabtu, 25 Mei 2013 |06:25 WIB
Kredit Anggaran Simulator SIM Dicairkan Tanpa Jaminan
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pencairan kredit modal kerja Rp100 miliar untuk proyek Simulator SIM di Korlantas yang dikeluarkan Bank BNI diakui oleh mantan Kepala Biro Kredit Usaha Menengah Bank BNI Sentra Kredit Menengah (SKM), Jakarta Pusat, Dino Inggiano dilakukan tanpa adanya jaminan Surat Perintah Kerja (SPK) asli.  
 
"Pencairan kredit tanpa SPK itu tidak menyalahi prosedur. Karena memang biasanya dalam proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah jangka waktunya pendek," kata Dino saat bersaksi untuk terdakwa Irjen Djoko Susilo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (24/5/2013).
 
Menurut dia, hal semacam itu bukan pertama kalinya terjadi dalam proyek pengadaan barang dan jasa pemerintah. Namun, proses pencairannya dilakukan secara bertahap. "Pertama Rp35 miliar, lalu ada tahap selanjutnya. Setelah SPK asli kita terima, baru kita bisa cairkan seluruhnya," tukasnya.
 
Dia pun melakukan konfirmasi terkait proyek pengadaan Simulator SIM untuk bertemu dengan Djoko selaku Kepala Korlantas Polri. Saat itu, dia didampingi oleh temannya yang bernama Khrisna Suparto yang kebetulan ingin mengurus SIM.
 
Sementara itu, disebutkan Dino, bila yang mengajukan permohonan kredit untuk proyek Simulator SIM ini dilakukan ole Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, Budi Susanto.
 
Sayangnya, Dino tidak berani mengomentari terkait pencairan uang Rp4 miliar. Dimana, saat itu menurut keterangan saksi Staf Keuangan PT Inovasi Teknologi Indonesia, Vivi menyebut ada orang BNI yang datang ke Pabrik Gembol, dan menyerahkan uang tersebut dan ditukar dengan cek yang diberikan Vivi.
 
"Itu tidak ke kantor pusat urusannya, tapi ke kantor cabang," tandas Dino.

(Misbahol Munir)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement