8 Kecamatan di Semarang Rawan Pelanggaran Pilgub

|

Ilustrasi

8 Kecamatan di Semarang Rawan Pelanggaran Pilgub

SEMARANG - Panwaslu Kota Semarang menemukan delapan daerah rawan terjadinya pelanggaran Pilgub Jateng yang akan berlangsung pada 26 Mei besok.

Ketua Panwaslu Kota Semarang, Sri Anna Wahyu Ningsih mengatakan, delapan daerah itu didapat setelah pihaknya menggelar pertemuan dengan Panwascam. Ada sejumlah TPS di delapan kecamatan yang rawan pelanggaran.

Pemetaan titik rawan pelanggaran, sambungnya didasari beberapa hal. Seperti penentuan karakteristik masyarakat setempat yang berperan sebagai pemilih, sumber daya manusia penyelenggara pemilu yang kurang memadai, pemilih yang merupakan masyarakat pendatang dan adanya TPS yang tidak layak digunakan sebagai lokasi pemilihan.

"Seperti di lokasi yang kami datangi yaitu di kelurahan Gajahmungkur. Disini ada TPS yang tidak layak. Kami sebut tidak layak karena sulit dijangkau dan sempit," kata Anna di Semarang tanpa merinci daerah yang dimaksud, Sabtu (25/5/2013).

Selain mendapati lokasi TPS yang tidak layak, tim Panwaslu juga menjumpai adanya keterlambatan distribusi logistik.

"Contoh keterlambatan terjadi pada pendistribusian dari PPK ke PPS. Seharusnya H-3 sudah di PPS , tapi ada PPS yang baru dapat logistik pada H-2," terangnya.

"Ada lagi pendistribusian dari PPS ke TPS, harusnya H-1 logistik sudah di TPS, tapi karena kondisi tertentu beberapa TPS baru akan menerima pada hari H. Alasan keamanan menjadi penyebab keterlambatan distribusi," tutup Anna.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Syarat Penangguhan Penahanan MA Belum Lengkap