POLMAN - Pemukiman, sawah, serta tambak ikan milik warga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Binuang. Kerugian pun ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Banjir di Kelurahan Mammi, perbatasan Kecamatan Binuang dan Polewali terjadi setelah hujan deras mengguyur pada Senin malam. Ketinggian air terbilang tinggi hingga 50 sentimeter.
Puluhan rumah warga di desa tersebut tidak luput dari genangan air. Beruntung, rata-rata merupakan rumah panggung, sehingga warga masih bertahan di rumah masing-masing.
Air juga menyapu lahan pertanian warga yang baru ditanami padi sekira 15 hari lalu. Begitu juga dengan pemilik tambak mengaku merugi setelah seluruh ikan bandeng dan udang milik lepas mengikuti luapan air. Luas area itu diperkirakan mencapai delapan hektare.
Banjir kali ini juga merendam jalan-jalan penghubung tiga kelurahan, yakni Kelurahan Mammi, Tanro, dan Kelurahan Polewali. Peristiwa serupa memang kerap terjadi di wilayah itu karena diduga terjadinya pendangkalan sungai.
Warga mengaku sudah berkali-kali mengajukan pengerukan ke pemda setempat, namun belum mendapat tanggapan. Kerugian akibat banjir tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.