Polda Metro: Pemeriksaan Farhat Abbas Telah Rampung

|

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto (Foto:Okezone)

Polda Metro: Pemeriksaan Farhat Abbas Telah Rampung

JAKARTA - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menyatakan, penyidik Polda Metro Jaya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Farhat Abbas. Pemeriksaan terhadap Farhat Abbas sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

"Pemeriksaan sudah selesai beberapa hari yang lalu," kata Rikwanto, Kamis (30/5/2013).

Rikwanto menuturkan pemeriksaan tidak hanya dilakukan kepada Farhat Abbas saja. Tetapi sejumlah saksi yang sudah selesai diperiksa termasuk saksi ahli pidana, bahasa, dan IT. "Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pemberkasan terhadap kasus tersebut," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya akan mempertimbangkan permintaan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ramdan Effendi alias Anton Medan, agar Farhat Abbas ditahan.

Menurut Rikwanto, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait kicauan suami Nia Daniati di twitter tentang Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama.

"Saksi ahli pidana, bahasa, dan IT sudah juga diperiksa. Penyidik nyatakan sudah cukup," pungkasnya.

Anton Medan meminta polisi segera menjebloskan Farhat Abbas ke penjara. Hal ini untuk menjadi bahan pembelajaran bagi siapa pun agar tidak berkicau sembarangan di media sosial.

Farhat Abbas, berkicau dalam situs mikroblogging Twitter melalui akunnya @farhatabbaslaw, "Ahok sana sini plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke org Umum katanya ! Dasar Ahok plat aja diributin ! Apapun plat nya tetap CINA!!"

Tweet Farhat ini pun kemudian dilaporkan Ramdan Alamsyah, mewakili Komunitas Intelektual Masyarakat Betawi, ke polisi. Anton Medan juga ikut melaporkan Farhat.

Dalam laporan resmi bernomor LP/82/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 10 Januari 2013, Farhat dilaporkan atas tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU ITE jo Pasal 4 jo 16 UU No 40 tahun 2008. Anton Medan juga melaporkan Farhat dalam laporan resmi bernopol LP/86/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus dengan tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

(ydh)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Hadapi Banjir, Nur Mahmudi Tagih Kementerian PU Duit Rp451 M