Siswa SD di Solo Berteriak "Berhenti Merokok!"

|

Siswa SD kampanye anti-rokok (Foto: Bramantyo/Okezone)

Siswa SD di Solo Berteriak

SOLO - Puluhan siswa sekolah dasar (SD) di Kota Solo, Jawa Tengah, tidak mau ketinggalan menyuarakan Hari Anti-Rokok sedunia pada hari ini. Mereka bersamaan berteriak "berhenti merokok".

Puluhan siswa SD Nayu 2, Nusukan, Solo, yang baru menyelesaikan Ujian Nasional (UN) itu membawa poster bertulis tentang bahaya merokok. Selain itu, mereka mendapat penjelasan dampak merokok bagi kesehatan dari dokter.

"Kenapa orang dewasa suka sekali sama rokok?," tanya Eny Sulistiawati kepada para siswa. Mendengar pertanyaan dokter, para siswa pun menjawabnya dengan jawaban menggelitik.

Ada yang menjawab karena stres, kesepian, dan ada juga jawaban kalau tidak merokok disamakan dengan perempuan, serta berbagai alasan lain. Eny menerangkan bahan-bahan lain pembuat rokok yang sepengetahuan siswa hanyalah tembakau. Dia menyebutkan bahan mulai arsenik, bahan karbol, dan bahan-bahan berbahaya lainnya.

"Ingat ya anak-anak, kalau kita merokok, sama juga kita menghisap bahan 

pembersih WC dan arsenik yang sangat berbahya. Kalau ada yang merokok, segera menjauh yah," jelas Eny yang spontan dijawab siswa dengan teriakan setuju.

Bocah-bocah lugu itu pun semakin penasaran, kemudian bertanya tentang bahaya merokok. Dokter muda tersebut menjawab dengan menyebut beberapa penyakit yang bisa muncul akibat merokok dari ujung kepala hingga kaki. 

"Mata bisa katarak, pipi bisa kempot, gigi bisa hitam. Lalu paru-paru bisa 

rusak, kena stroke, dan bagi wanita bisa mengganggu janin," jelasnya.

Setelah mendapatkan penjelasan tentang bahaya merokok, siswa menggelar kampanye anti rokok ke perkampungan, sambil membawa poster yang menerangkan larangan merokok. 

(tbn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Jangan Biarkan Posisi Wali Kota di DKI Kosong