Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dahlan Iskan Dukung Jokowi Nyapres

Hendra Kusuma , Jurnalis-Selasa, 04 Juni 2013 |15:48 WIB
Dahlan Iskan Dukung Jokowi <i>Nyapres</i>
Menteri BUMN Dahlan Iskan bersama Gubernur Jokowi (Foto: Heru/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bersikeras ingin menghabiskan masa baktinya sebagai Menteri BUMN hingga selesai. Dia juga membantah berambisi untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2014.

"Aku ini masih mau kerja, kerja, kerja," tegas Dahlan, usai peluncuran buku ‘Antara Pasar dan Politik BUMN di Bawah Dahlan Iskan’, di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (4/6/2013).

Sebelumnya, Dahlan sempat diunggulkan sebagai menjadi calon presiden alternatif dengan tingkat elektabilitas tertinggi versi Lembaga Survei Jakarta (LSJ), Maret lalu.

Tingkat elektabilitas Dahlan mencapai 17,2 persen. Dia mengungguli tokoh nasional lainnya, di antaranya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dengan elektabilitas 13,1 persen, pedangdut Rhoma Irama 10,9 persen, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad 5,2 persen, dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati 3,9 persen.

Namun begitu, Dahlan mengimbau kepada semua tokoh yang berniat maju sebagai bakal calon presiden 2014 untuk melihat fenomena baru, yakni Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang kemungkinan besar bakal dicalonkan PDI Perjuangan.

"Semua calon presiden harus melihat fenomena baru bahwa Jokowi akan menjadi calon presiden. Ini yang harus diperhatikan kepada calon presiden, agar tidak menghabiskan duit," tambahnya.

Apakah Dahlan juga mendukung Jokowi? “Iya lah,” tegasnya sambil terbahak.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement