Fransiskus: Saya Tak Pernah Mau Jadi Paus

|

Foto : Paus Fransiskus (Reuters)

Fransiskus: Saya Tak Pernah Mau Jadi Paus

VATIKAN - Paus Fransiskus bergurau sambil mengatakan bahwa dirinya tidak pernah bercita-cita menjadi seorang Pemimpin Gereja Katolik. Pria asal Argentina itu juga menambahkan, selama ini dia tinggal di hotel Vatikan hanya untuk kesehatan "psikis."

Fransiskus mengutarakan pernyataan itu secara spontan saat menjumpai bocah-bocah dari sekolah Jesuit di sekitar Italia dan Albania. Paus yang ramah dan sederhana itu mengejutkan bocah-bocah ketika dia menawarkan ke seluruh bocah itu untuk mengajukan pertanyaan. Bocah-bocah tersebut langsung merasa senang dan bertepuk tangan.

Salah seorang bocah bertanya pada Paus Fransiskus terkait kehidupan seorang pemuka agama yang cukup berat. Namun pria yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio itu menegaskan kembali bahwa mengemban tugas keagamaan harus didasarkan pada kecintaan terhadap Kristus.

Pada saat yang bersamaan, Paus Fransiskus juga bercanda tentang seseorang yang membencinya karena Fransiskus mengemban titel Paus. Salah seorang lainnya juga bertana, mengapa paus rela meninggalkan apartemennya di Istana Apostolik dan pindah ke hotel Vatikan.

"Saya tidak ingin menjadi seorang paus. Saya perlu hidup di sekitar warga. Bila saya hidup sendiri dan terisolasi hal itu jelas tidak baik bagi saya," ujar Paus Fransiskus, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (8/6/2013).

"Seorang profesor bertanya pada saya tentang pertanyaan serupa, 'mengapa Anda tidak pergi dan tinggal di apartemen kepausan'? Dan saya menjawab, 'dengarkan baik-baik pak profesor, alasan saya tinggal di sini adalah karena ini semua baik bagi kesehatan psikis saya'," imbuhnya sambil terkekeh.

Sejauh ini, Paus Fransiskus selalu tampil sebagai sosok yang menyenangkan bagi anak-anak dan juga pemuda. Tak jarang, pria itu mencium bayi-bayi yang digendongnya. Paus juga sering mengajak para remaja berdoa bersama.

Pada Jumat kemarin, perbincangan yang dilakukan Fransiskus terhadap pemuda dan bocah-bocah bersifat spontan. Berbeda dengan Paus Emeritus Benediktus XVI, Paus Benediktus juga sering menerima pertanyaan dari para pemuda. Namun pertanyaan-pertanyaan itu selalu ditampung terlebih dulu sehingga dirinya bisa mempersiapkan jawabannya.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ratusan Rumah Terendam Banjir di Karawang