Dibanding Monas, PRJ Lebih Tepat Digelar di Senayan

Sabtu, 08 Juni 2013 10:04 wib | Angkasa Yudhistira - Okezone

screenshot screenshot JAKARTA - Polemik gelaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang dinilai tidak memihak pada rakyat, membuat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana memindahkan lokasi. Salah satu lokasi yang dipilih adalah area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Terkait rencana tersebut, Pengamat Perkotaan Nirwono Joga menentang keras rencana itu. Pasalnya, kegunaan dari Monas sendiri merupakan ruang terbuka hijau yang tidak dapat dikomersialisasikan dengan kegiatan pameran atau apapun.

"Konteks tata ruang kota Jakarta sendiri, konsep Monas merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang monumental. Berada di tengah dengan hamparan rumput dan taman di sekitarnya. Tidak boleh dikomersialisasikan,"
tegasnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (8/6/2013).

Nirwono menjelaskan, PRJ sempat di gelar di Pasar Gambir, area Monas, yang kemudian di pindahkan ke Kemayoran. Dan jika diterapkan, lanjutnya, akan menjadi contoh buruk bagi RTH lainnya yang bisa menjadi sentra pedagang kaki lima (PKL).

"Jika harus memilih, saya lebih memilih Senayan di bandingkan Monas untuk menggelar PRJ," kata Nirwono.

Sebab lanjut dia, area Senayan lebih memiliki lokasi yang tepat untuk menggelar PRJ. Di mana untuk para PKL, dapat disediakan lokasi di kawasan parkir timur, sedangkan untuk pameran-pameran seperti kendaraan bermotor dan alat elektronik lainnya dapat memanfaatkan gedung Jakarta Convention Center (JCC).

"Jadi, disini saya lebih menitikberatkan agar Jokowi tidak kalah melawan pengusaha untuk menggelar pesta bagi rakyatnya," tandasnya. (crl)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »