Sidang Pembacok TNI AD Dijaga Ketat TNI dan Brimob

|

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

Sidang Pembacok TNI AD Dijaga Ketat TNI dan Brimob

YOGYAKARTA - Sidang perdana kasus penganiayaan disertai pembacokan terhadap prajurit Kodim 0734/Yogyakarta, Sertu Sriyono, di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta, dijaga ketat personel TNI dan Polri. Empat terdakwa duduk di kursi pesakitan mendengarkan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ketua JPU, Sarwoto, menjerat empat terdakwa dengan pasal berlapis, yakni Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, Pasal 335 KUHP junto Pasal 55 ayat 1, Pasal 336 KUHP, hingga UU Darurat Nomor 12 Tahun 51 karena membawa senjata tajam.

"Semuanya sudah kami bacakan dalam persidangan," kata Sarwoto usai persidangan, Senin (10/6/2013).

Sidang yang dipimpin majelis hakim, Susanto Isnu Wahyudi itu, berlangsung cepat. Empat terdakwa, Marcel (37), Zainal (22), Januarius (25), dan Sulhan (23), mendengarkan pembacaan dakwaan yang disampaikan JPU.

"Empat klien kami dijerat pasal berlapis, semuanya sama. Hanya Marcel ada tambahan dengan UU Darurat," kata Kuasa Hukum keempat terdakwa, Hirarius Ngaji Mero.

Pantauan Okezone, sidang perdana ini dijaga ketat aparat berbagai kesatuan. Mulai dari personel Brimob, beberapa satuan di Mapolresta Yogyakarta, hingga prajurit TNI AD.

Kasat Brimob Polda DIY Kombes Pol Gatot Sudibjo, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Mustaqim, hingga Komandan Kodim 0734 Yogyakarta Letkol Ananta Wira, terlihat di PN Kota Yogyakarta.

Puluhan orang dari beberapa eleman yang menolak tindakan premanisme juga terlihat dalam persidangan itu. Mereka mengikuti sidang hingga selesai dan membubarkan diri dengan tertib. 

(tbn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pencarian Bayi Korban Longsor Tapanuli Terkendala Cuaca