Penolakan Kenaikan BBM Merupakan Refleksi Kegundahan Rakyat

ilustrasi

Penolakan Kenaikan BBM Merupakan Refleksi Kegundahan Rakyat
JAKARTA - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra mendukung aksi besar-besaran dalam penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan seluruh elemen masyarakat, baik Mahasiswa, Nelayan, Petani dan Buruh.
 
Aksi penolakan ini, kata Indra, termasuk puncak dari refleksi kebijakan rencana kenaikan harga BBM itu sendiri.
 
"Aksi besar-besaran ini adalah refleksi kebijakan kenaikan harga BBM yang dilakukan rakyat. Ini adalah refleksi kegundahan rakyat," kata Indra saat berbincang dengan okezone, Rabu (12/6/2013).
 
Dia mengatakan, imbas kenaikan harga BBM ini tentu akan berpengaruh dengan kenaikan harga sembako, barang-barang lainnya, transportasi dan itu pula yang paling dirasakan dan berimplikasi kepada rakyat kecil. "Nilai upah turun dan dengan begitu akan ada kemiskinan baru," jelasnya.
 
Selain itu, harga komiditi yang meningkat tentu akan berimbas kepada efesiensi karyawan yang dilakukan perusahaan. Sehingga, akan ada PHK masal.
 
"Itu sangat beralasan jika mereka melakukan aksi besar-besaran menolak harga BBM dan akan ada yang lebih massif lagi seterusnya," katanya.
 
"Seharusnya kalau pemerintah mendengarkan suara rakyat, seharusnya ditunda lah. kalau tidak menunda aspirasi masyarakat, itu sama saja dengan rezim otoriter," tegasnya.
 
Selain itu, dia hanya bisa mengimbau kepada rekan-rekan yang akan turun ke jalan dalam melakukan aksinya menolak kenaikan harga BBM ini, agar aksi ini tidak disusupi provokator supaya kesucian aksi ini bisa terjaga.
 
"imbau, soal temen-teman yang melakukan aksi, kita tunjukan kita tetap intelek, jangan sampai ada provokator merusak gerakan pro rakyat ini yang malah akan merugikan kita," tambahnya..
 
Kepastian kenaikan harga BBM menunggu selesainya pembahasan RAPBN-Perubahan 2013 yang rencananya akan diparipurnakan DPR pada tanggal 17 Juni 2013. Dari situ, keputusan perubahan subsidi BBM jenis premium juga akan dikurangi dan harga premium akan dinaikan menjadi Rp 6.500 sedangkan solar menjadi Rp 5.500.
(cns)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pidato Kenegaraan Jokowi Kecewakan GUSDURian