JAKARTA - Puluhan mahasiswa yang menamakan dirinya Persatuan Mahasiswa Maluku Utara (Presmalut) Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Koordinator aksi Suhardin Yoris mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk tuntutan kepada Mabes Polri untuk memeriksa pejabat tinggi yang bertugas di Maluku yang diduga membekingi PT MMC terkait budidaya ikan kerapu dan mutiara tanpa izin yang berdampak pada rusaknya hutan mangrove di Maluku.
"Bareskrim Mabes Polri agar segera memeriksa Direktur Reskrim Polda Maluku Utara yang diduga membekingi PT MMC," ujar Suhardin Yoris dalam orasinya di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2013).
Tak hanya itu, pihaknya juga mendesak Mabes Polri turun langsung ke Pulau Marotai dan segera memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat polisi tersebut.
"Meminta kepada pihak yang berwenang yaitu Mabes Polri untuk segera memanggil dan memeriksa Direktur Reskrim Polda Maluku Utara secepatnya," tegasnya.
Pantauan Okezone di lokasi, puluhan demonstran membawa peralatan aksi berupa spanduk dan poster yang bertuliskan nada-nada kecaman kepada Mabes Polri. Mereka mendesak Mabes Polri segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum pejabat polisi yang diduga terlibat membekingi PT MMC terkait kasus tersebut.
Sekadar diketahui, keberadaan PT MMC dalam melakukan budidaya ikan kerapu, tidak memiliki izin SIUP sebagaimana dalakm UU No 31 Tahun 2004 tentang perikanan, yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 45 TAhun 2009 tentang perikanan serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 12/MEN/2007 tentang perizinan budidaya ikan.
PT MMC dalam melakukan usaha pembudidayaan mutiara yang luas areal yang ditetapkan berdasarkan berdasarkan dokumen UKL/UPL adalah sebesar 4,5 hektare, namun fakta dilapangan menunjukkan bahwa telah terjadi pelebaran areal usaha pembudidayaan mutiara PT MMC sehingga menjadi 10 hektare.
Dalam pembangunannya, perusahaan tersebut telah menggunakan material karang dan kayu mangrove, dan mengakibatkan kerusakan terumbu karang dan hutan mangrove.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.