DEPOK - Renovasi besar yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi atas Masjidil Haram berdampak pada berkurangnya jatah kuota jamaah haji. Setiap negara mendapat pemotongan kuota haji sebanyak 20 persen, termasuk Indonesia.
Rapat Kementerian Agama Kota Depok memutuskan akibat pengurangan kuota itu membuat 308 calon haji asal Depok tertunda keberangkatannya. Mereka berasal dari 164 orang yang sudah melunasi biaya ditambah 144 orang yang tidak bisa melunasi biaya haji.
"Sebanyak 20 persen dari jumlah total ditunda keberangkatannya. Rumusnya, di Depok ada 1.543 orang kuota jamaah haji, dikurangi 20 persen sehingga ketemu 308 orang yang tertunda berangkat," ujar Kasie Haji dan Umroh Kemenag Kota Depok, Bayhaqi Karim, Senin (17/06/2013).
Bayhaqi menjelaskan, calhaj yang tertunda keberangkatannya diambil dari nomor porsi urutan terbesar. Namun dia menegaskan bahwa calhaj yang tertunda, pasti akan berangkat tahun depan.
"Diambil dari nomor porsi terbesar. Mereka dipastikan akan diberangkatkan tahun depan, nanti kita umumkan kepada jamaah yang tertunda. Walaupun ini belum final karena Menag masih melobi Pemerintah Arab Saudi dengan surat dari presiden, tetapi kita antisipasi itu. Syukur - syukur berangkat semua," ungkapnya.
Kebijakan ini merupakan kebijakan dunia atau internasional. Pasalnya Pemerintah Arab Saudi mengatakan, semula 43 ribu jamaah bisa tertampung, namun akibat renovasi Masjidil Haram hanya mampu menampung 22 ribu jamaah.
"Padahal ini kerugian negara ratusan miliar, karena dari 6 bulan sebelumnya, sebelum naik haji, kami sudah bayar. Belum lagi tiket pesawatnya, karena itu kami berharap lobi berhasil," jelasnya.
Salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji di Pancoran Mas, Depok, milik Habib Idrus Al Gadri mengaku kecewa dengan pengurangan jatah tersebut. Akibatnya tiga orang jamaahnya tertunda naik haji tahun ini.
"Jamaah saya dari 116 yang tertunda cuma tiga orang, berangkatnya tahun depan," jelas Idrus.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.