Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Penembakan Polisi di Ternate Dirujuk ke RSCM Jakarta

Syamsudin Sidik , Jurnalis-Selasa, 18 Juni 2013 |12:26 WIB
 Korban Penembakan Polisi di Ternate Dirujuk ke RSCM Jakarta
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

TERNATE - Kondisi korban penembakan dalam bentrok mahasiswa polisi di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 17 Juni 2013, memburuk. Sejumlah korban terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, karena RSUD Chasan Bisorie tidak berani melakukan tindakan medis.

Korban yang dirujuk ke RSCM adalah Aroby Kelirey (27), wartawan Harian Mata Publik, yang merupakan korban keganasan polisi. Aroby tertembus peluru di punggung kiri.

Aroby hanya bisa berbaring di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Chasan Bisorie, Ternate. Pihak rumah sakit tidak mampu melakukan tindakan medis untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya.

Dengan terbata, dia mengaku hanya pasrah dan tidak menuntut balas atas penembakan tersebut. Dia berharap peluru yang bersarang di tubuhnya segera dikeluarkan untuk mengurangi rasa sakit.

“Rencananya saya diterbangkan ke Jakarta,” ujar Aroby, Selasa (18/6/2013).

Selain Aroby, ada enam mahasiswa yang menjadi korban kebrutalan aparat Polda Malut saat mengamankan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Mereka masih kritis di IGD RSUD Chasan Bisorie. 

Tiga dari tujuh mahasiswa yang terkena tembakan tersebut mengalami luka tertembus peluru di betis, satu di paha, dan di punggung. 

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement