Diplomat Indonesia Diduga Disadap Pemerintah Inggris

|

Dubes RI untuk Inggris Hamzah Thayeb (Foto.dok.KBRI Inggris)

Diplomat Indonesia Diduga Disadap Pemerintah Inggris

LONDON - Melakukan tindak mata-mata tidak hanya dilakukan oleh dinas intelijen Inggris terhadap warganya sendiri. Mereka bahkan melakukan penyadapan terhadap diplomat-diplomat asing yang bertugas di Inggris, termasuk diplomat Indonesia.

Tindakan mata-mata pada dasarnya tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Inggris tetapi juga negara-negara lain. Itu sebabnya di setiap kedutaan terdapat ruangang khusus yang bisa mencegah terjadinya penyadapan.

Sementara perihal penyadapan yang dilakukan oleh Inggris terhadap diplomat asing diungkap oleh seorang mantan anggota dinas intelijen Inggris MI5. Menurut ketarangan Peter Wright, dirinya bersama beberapa rekan melakukan penyadapan di sekitar london selama perang dingin.

"Wright mengungkapkan bahwa MI5 menyadap sebuah konferensi diplomatik yang berlangsung di Lancaster House di London, sepanjang 1950 hingga 1960. Menurut Wright, MI5 juga menyadap negoisasi kemerdekaan Zimbabwe pada 1979," tulis Guardian, Selasa (18/6/2013).

Tidak hanya negara-negara besar, MI5 diduga juga menyadap diplomat Indonesia yang bertugas di Inggris bersamaan dengan diplomat asing lainnya.

"MI5 menyadap diplomat dari Prancis, Jerman, Yunani dan Indonesia. Mereka bahkan menyadap mantan pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev ketika berjunjunga ke Inggris pada 1950an. MI5 juga membobol konsulat Uni Soviet untuk melakukan mata-mata," papar Guardian.

Penguakan kasus penyadapan yang dilakukan oleh Inggris ini dipicu keterangan pembocor program intelijen Amerika Serikat (AS), Edward Snowden. Menurut Snowden, Pemerintah Inggris dan AS telah melakukan penyadapan terhadap warganya.

Dokumen yang dibongkar Snowden juga mengungkap aksi penyadapan AS lainnya. Salah satunya antara lain operasi penyadapan pertemuan G-20 pada 2009. Saat itu AS bekerja sama dengan Inggris yang menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Korban Ledakan PT Krakatau Posco Meninggal Dunia