Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Didorong Nyapres karena Jokowi Banyak Diliput Media

Misbahol Munir , Jurnalis-Rabu, 19 Juni 2013 |00:03 WIB
Didorong <i>Nyapres</i> karena Jokowi Banyak Diliput Media
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Foto: Dok.Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sosok Joko Widodo alias Jokowi memang sangat fenomenal. Setelah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, kini mantan Wali Kota Solo itu mulai digadang-gadang untuk maju sebagai calon presiden.


Dalam berbagai survei, Jokowi menjadi salah satu calon presiden yang diunggulkan karena mempunyai elektabilitas paling tinggi. Bahkan, sebagian warga Solo mendukung agar Jokowi maju sebagai Capres pada Pemilu 2014 mendatang.  
Menurut Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda, Jokowi mempunyai sebuah magnet elektoral yang tak dimiliki capres lainnya.
 
"Ya, biasa saja tren itu. Seperti saya katakan sejak awal, memang Jokowi fenomenal. Menurut saya dia punya magnet elektoral," kata Hanta Yuda, Selasa (18/6/2013).
 
Sebenarnya kata dia, Jokowi tidak memiliki sesuatu yang luar biasa. Namun, ada tiga kelebihan yang membuat masyarakat kepincut dengan politikus PDI Perjuangan tersebut.
 
"Pertama, dia banyak menghadirkan alternatif. Dia antitesa dari Presiden Yudhoyono. Cara dia berpolitik dianggap publik autentik, asli, muncul apa adanya," imbuhnya.
 
Kedua, lanjut dia, Jokowi punya panggung politik saat ini, yaitu sebagai orang nomor satu di Ibu Kota. Karenanya, apa yang ia lakukan mendapat sorotan banyak media.
 
"Dia diuntungkan pemberitaan media. Karena dia punya momentum untuk diberitakan. Dia sekarang media darling. Karena media sangat memberikan pengaruh pada persepsi publik, dia diuntungkan dengan itu. Sehingga popularitas dan elektabilitasnya menanjak terus. Jadi kloplah itu," paparnya.
 
Dukungan terhadap Jokowi untuk nyapres memang makin menguat. Relawan Jokowi, Sabtu 15 Juni kemarin berkumpul di Bandung menggelar kongres membentuk simpul relawan Jokowi for President. Jokowi akan dipaksa untuk maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang.
 
Sebelumnya, Board of Advisor, Center for Strategic and International Studies (CSIS), Jeffrie Geovanie, sudah memprediksi jutaan orang Indonesia akan memaksa Jokowi untuk bersedia maju. Kata Jeffrie, dukungan itu akan disampaikan secara bergelombang alamiah oleh rakyat Indonesia selambat-lambatnya November tahun ini.
 
“Jokowi menjadi harapan baru untuk masyarakat. Ini bukan tanpa alasan, karena Jokowi tampil menjadi sosok yang tanggap dan cepat mengatasi persoalan masyarakat,” jelasnya.
 
Jawaban Jokowi kata dia, yang mengaku enggan memikirkan kursi presiden di tahun 2014 mendatang adalah sikap yang tepat.
 
”Justru jawaban-jawaban Jokowi bahwa dia tidak memikirkan capres 2014 dan hanya memikirkan tanggung jawabnya untuk membenahi kota Jakarta adalah pilihan jawaban yang tepat dan benar. Jokowi memang tidak harus memikirkan apalagi mendesain agar dirinya jadi capres 2014,” pungkasnya.

(Misbahol Munir)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement