Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Pengalihan Arus Imbas Demo PDIP di Tugu Proklamasi

 Ini Pengalihan Arus Imbas Demo PDIP di Tugu Proklamasi
ilustrasi macet (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ratusan kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, akan melakukan aksi unjuk rasa terkait penolakan penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Untuk itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, akan mengalihkan arus lalu lintas diwilayah Tugu Proklamasi (Tuprok), Bundaran Hotel Indonesia (HI), dan Istana Negara.

"Hasil pengecekan di Tugu Proklamasi, massa dari Tuprok rencana akan geser ke Bunderan HI, dan long march ke Istana Negara," ujar Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Rabu (19/6/2013).

Kata Budiyanto, pihaknya berencana akan mengalihkan arus lalu lintas pada terjadi adanya pergeseran ratusan massa tersebut.

"Arus lalu lintas yang datang dari lampu merah Jalan Tambak mengarah ke Tugu Proklamasi, dibelokkan ke kanan dan arah Matraman, belok kiri di Jalan Kramat Raya, Kenari, dan Raden Saleh," lanjutnya.

Kemudian arus yang datang dari Matraman mengarah Tugu Proklamasi akan dialihkan ke kiri yakni tepatnya di Jalan Tambak, Jalan Manggarai, dan Jalan Sahardjo.

"Arus yang datang dari Jalan Surabaya di lampu merah Surabaya dibelokan kekiri, arah Diponegoro, sedangkan Jalan Kramat Raya belok kiri atau ke kanan ke jalan Kramat Raya," tuturnya.

Kata Budiyono, di sepanjang Jalan Diponegoro akan diperlakukan buka tutup dan melihat perkembangan pergerakan massa. "Apabila Bunderan HI penuh massa, makan arus akan diberlakukan buka tutup. Dan, apabila massa konsentrasi di Istana Negara dialihkan ke Budi Kemuliaan," lanjutnya.

Namun, lanjut Budiyanto, penutupan jalan tersebut bersifat situsional dan melihat perkembangan massa.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement