KARANGASEM - Ratusan penumpang terjebak karena KMP Muryati yang mereka tumpangi kandas dan tersangkut karang akibat dihantam gelombang saat memasuki alur Pelabuhan Padang Bai, Bali. Para penumpang akhirnya dievakuasi karena kondisi kapal miring dan tidak dapat bergerak.
ASDP Pelabuhan Padang Bai dan pengelola kapal mengerahkan satu unit boat dan perahu nelayan untuk mengevakuasi 114 penumpang, setelah kapal yang mereka tumpangi dihantam gelombang, Rabu (19/6/2013) dini hari. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke darat, namun mereka syok dengan kejadian tersebut.
“Semua penumpang selamat tapi seluruh kendaraan masih terjebak dalam kapal, kata Imam Mahrus, ranu (19/6/2013).
KMP Muryati mengangkut 114 penumpang, 19 ABK, 17 sepeda motor, lima mobil pribadi, 17 truk, dan satu bus. Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Lembar pada Selasa, 18 Juni 2013 malam sekira pukul 11.30 Wita. Saat memasuki alur Pelabuhan Padang Bai, pukul 03.30 Wita dini hari, tiba-tiba kapal dihantam gelombang sebelum akhirnya kandas dan tersangkut di karang.
Hingga saat ini pengelola kapal masih berupaya mengevakuasi kapal agar dapat disandarkan ke dermaga. Sejumlah penumpang berharap kapal bisa segera dievakuasi agar mereka bisa melanjutkan perjalanan, karena kendaraan mereka masih terjebak dalam kapal.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.