Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Dituding Eksploitasi Rakyat Miskin

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Kamis, 20 Juni 2013 |12:05 WIB
Pemerintah Dituding Eksploitasi Rakyat Miskin
A
A
A

JAKARTA - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan kembali melontarkan kritik terhadap kebijakan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Sekarang BLSM selalu digembar-gemborkan, dijadikan menu utama lobi-lobi politik," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Pemberian BLSM itu, kata Hendrawan, menunjukan bahwa pemerintah selalu mengeksploitasi rakyat miskin untuk kepentingan tertentu. "Sekarang rupanya kata miskin itu jadi aji-aji ya, jadi semacam kata-kata keberpihakan," sindir anggota Komisi VI itu.

Hendrawan menilai, pemberian BLSM yang hanya Rp150.000 per keluarga itu tidak akan mampu mengobati luka masyarakat akan kenaikan harga BBM. Pasalnya, kenaikan harga BBM pasti akan berdampak pada meningkatnya harga barang kebutuhan pokok masyarakat.

"Yang terjadi setiap hari, kenaikan barang-barang yang memukul rakyat kecil tidak mendapat perhatian bersama. Jadi orang-orang miskin hanya muncul di pentas saat negara mambuat keputusan seperti ini," kritiknya.

(Tri Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement